Diharapkan Bahagia, Cerita SMAN 30 Lamongan Berakhir Duka; Kini Mereka Lempar Kesalahan ke Orang Lain

Kegagalan membentuk opini soal Ahok membuat sebagian die hard nya kalang kabut. Cerita yang tadinya dikemas untuk membranding Ahok justru malah menjatuhkannya. Merajut skenario memang tak semudah membuat penonton terbuai jika sang sutradara lalai memperhatikan detail-detail.

‘Kebenaran’ atau lebih tepatnya ‘pembenaran’ yang selama ini seakan jadi domain mereka, hancur lebur karena kebosanan orang-orang yang selalu jadi korban mereka. Karena kenyataan ternyata tak pernah sejalan dengan rayuan yang mereka mainkan.

Kita telah menikmati betapa korban-korban berjatuhan demi mempertahankan ‘kebenaran’ versi mereka. Ketika Audit BPK menyatakan ada kerugian negara, maka Kepala BPK lah yang ‘harus’ salah. Ketika Buni Yani memposting Video yang menyebabkan kemarahan umat, maka Buni Yani lah yang harus ‘salah’. Ketika HRS membuat Ahok menjalani sidang, maka HRS lah yang harus ‘salah’.

Baca juga:  Hoax Membangun Versi Gerindra Tegas, Versi PKS Bikin Baper

Moncong senjata sudah mereka arahkan. Nama Saiful Rachman tampaknya menjadi target kali ini. Cerita tentang stressnya siswi Lamongan mulai dituduhkan kepada Saiful dan yang ikut membongkar cerita ini. Padahal merekalah yang mulai membuat tontonan yang tidak mengasyikan ini. Cerita tentang sogokan untuk menjadi Kepala Sekolah di Jawa Timur juga sudah mulai diungkit kepermukaan. Ngeriiiik…

Padahal apa iya kejadiannya akan menjadi begini ketika kita ‘iyakan’ saja propaganda mereka? Atau ikut memuja-muja dengan hestek yang bermacam-macam itu? Tidak akan! Mereka akan terus menikmati permainan demi permainan meski dengan jalan ceritanya terlihat aneh sekalipun. Mereka adalah type yang akan dukung orang sejalan meski salah, sebaliknya akan hancurkan kredibilitas orang yang tidak sejalan meskipun benar.

Baca juga:  Twit-twit Kocak Netizen Yang Komentari Twit Admin Jokowi Soal "Senbatsu Uza"

Kenapa tak berkutat saja dengan diskusi soal ada atau tidak surat itu? Terjadi atau tidak terjadi bantuan Ahok pada siswi SMAN 30 Lamongan itu? Apa diskusi itu begitu menakutkan daripada menjatuhkan orang lain?

Inilah era milenial yang mereka nikmati dengan berbagai propaganda dengan berbagai peran. Sekarang peran mereka untuk menghancurkan ‘biang kerok’ yang membuat cerita ini berakhir duka. Seluruh pasukan sudah siap turun dan siap tempur. Akankah Saiful jadi korban berikutnya? Wallahu’alam…

(Ruang Opini)

(Visited 173 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account