(Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari) Oleh : Luthfi Bashori Dalam buku karya KH. Hasyim Asy’ari, Risalah Ahlis Sunnah wal Jamaah, beliau menukil hadits yang mengatakan, “Di hadapan Dajjal ada beberapa tahun yang penuh tipuan, di mana orang yang jujur dianggap bohong, orang yang bohong dianggap jujur, orang yang amanah dianggap khianat, orang yang khianat dianggap
Complete Reading

Catatan Thamrin Dahlan Jika Anda ingin menguji karakter seseorang, beri dia kekuasaan. (Abraham Lincoln, Presiden Amerika ke 16). Kalau mau melihat tabiat asli seseorang maka berilah dia kekuasaan. “Semua orang bisa tahan dengan kesengsaraan, tapi bila kau ingin mengetahui karakter seseorang, berilah dia kekuasaan.” Bukan tentang Ahok tetapi tentang NKRI. Amanah kata kunci ketika berniat
Complete Reading

Oleh : Prof. Joni Hermana Mantan Rektor ITS (Alumni TL – ITB80) Baru beberapa hari ini kita menyaksikan hasil pilrek (pemilihan rektor) ITB, yang membawa Prof. Reini D. Wirahadikusuma menjadi Rektor wanita pertama ITB. Pemilihan yang diikuti tak kurang dari 30 kandidat rektor ini juga tercatat sejarah sebagai pilrek dengan calon terbanyak sejak berdirinya ITB
Complete Reading

Oleh : Tere Liye Di dunia ini, Ada banyak orang yang terlihat amat bersahaja, duduk di pojokan bandara, membawa koper kecil, wajahnya biasa-biasa saja, pakaiannya seperti orang kebanyakan, tampilannya tidak penting, dan tidak akan membuat kita takjub, duduk takjim menunggu panggilan boarding pesawat terdengar. Dia tidak sibuk dengan gagdet, apalagi selfie. Tapi sejatinya, orang ini
Complete Reading

Oleh : Nasrudin Joha Geram dan marah, saat Sukmawati dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme’, mempertanyakan peran Nabi Muhammad SAW dalam merebut kemerdekaan Indonesia dibandingkan Soekarno. Dia, mempertanyakan peran baginda Rasulullah SAW pada era di abad 20 itu ketimbang Bapaknya. Saat ada peserta Hendak mengklarifikasi, sosok perempuan penista
Complete Reading

Oleh : Tere Liye Saya naik KRL pagi2. Penuh sesak itu kereta dengan para pekerja, mereka berangkat pagi buta. Wajah2 mengantuk, wajah2 yang baru bangun beberapa menit lalu, langsung mandi, kemudian berlarian mengejar jadwal kereta. Jutaan jumlahnya. Lantas tiba di kantor, seharian bekerja, pulang sore hari, lagi2 mengejar jadwal kereta. Berdesakan. Tiba di rumah sekitar
Complete Reading

Oleh : Tere Liye Pemerintahan katanya mau mengeluarkan Omnibus Law. Kalian tahu ini barang apa? Kalau saya sih menyebutnya: barang lucu-lucuan saja, biar ada keramaian. Negeri ini sudah punya banyak sekali UU, persis seperti tumpukan skripsi di lemari2 kampus; lantas ada gunanya? Skripsi sih masih mending, minimal biar mahasiswa bisa latihan menulis. UU ini buat
Complete Reading

Oleh : Felix Siauw Ceritanya, MUI menghimbau agar pejabat Muslim tak gunakan salam semua agama dalam acara resmi, tentu saja yang ngamuk-ngamuk tetap itu-itu aja Yang kalau soal agama lain, mesti bold, salam agama lain harus diucapkan, kalau nggak, nggak bhinneka. Tapi bendera syahadat gaboleh, katanya cukup di hati aja Padahal yang beragama lain juga
Complete Reading

Oleh : Felix Siauw Saya inget banget pas Alila mau masuk ke pesantren. Saya dan istri cerita ke Mami dan Papi saya, kalau nanti di pesantren, seragam Alila pakai cadar Mami langsung bilang, “Nggak usahlah pake cadar, ngeri, nanti, orang kira ekstrim..”, dan obrolan semisalnya. Adapun Papi santai aja, mungkin sudah paham Saya lalu jelaskan
Complete Reading

Oleh : Nasrudin Joha Hihihihi, setelah bingung membuat definisi radikalisme, setelah bingung mencari alasan mengapa melarang celana cingkrang, melarang cadar, melarang anak kecil dipisah karena mahram, melarang ceramah mengandung ayat dan hadits sensitif, akhirnya rezim melalui jubirnya Fajroel Rahman buang badan, radikslisme itu menurut rezim ditujukan kepada HTI. Memang satu-satunya cara buang badan untuk menangkis
Complete Reading