Haikal Hasan, Pengisi Kajian MTTelkomsel, Tantang Balik ; “Saya NU sejati tapi BUKAN (NU) SaidAqil!! Masalah????

Haikal Hasan, Pengisi Kajian MTTelkomsel, Tantang Balik ; “Saya NU sejati tapi BUKAN (NU) SaidAqil!! Masalah????

Haikal Hasan, Pengisi Kajian MTTelkomsel, Tantang Balik ; “Saya NU sejati tapi BUKAN (NU) SaidAqil!! Masalah????

Pengajian disertai dengan siraman rohani Islam selama bulan Ramadhan 1439 Hijriyah, yang diselenggarakan oleh pihak panitia dari Majelis Taklim Telkomsel, yang dikelola langsung oleh pegawai Telkomsel, rupanya membuat beberapa pendukung Jokowi, yang merasa wajib untuk menolak kehadiran para penceramah, bahkan penolakan itu disampaikan kepada Presiden Jokowi dengan cara mencoba untuk “memprovokasi”.

Karena menurut mereka, Presiden Jokowi sebagai petinggi negeri yang bisa membuat kebijakan untuk membatalkan seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Dikarenakan Telkomsel merupakan salah satu anak perusahaan Telkom, milik BUMN.

 

Sebanyak 21 pengisi acara “Semarak Ramadhan” yang hadir untuk mengisi kegiatan di Masjid Tausiyah Taqwa Telkomsel yang berada di Gedung Smart lantai 1, Jalan Gatot Subroto Kav. 52 Jakarta, sebagian besar pengisi acara, sebut saja beberapa diantaranya, seperti Ustad Tengku Zulkarnain, Ustad KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, dan Ustad DR. Haikal Hassan, selama ini memang dikenal sering mengkritik sebagian besar kebijakan pemerintah yang dianggap oleh mereka  tidak pro rakyat dan ketiganya dikenal sebagai peserta kegiatan Aksi Bela Islam, terutama ABI 212.

Kritikan pertama kali datang dari sebuah akun yang mengatasnamakan milik salah satu ormas Islam, Nadhlatul Ulama alias NU, yang memposting “curhat” kepada Presiden Jokowi, “YTH : Presiden @jokowi Masjid2 BUMN beginilah keadaannya.” tulis admin NU melalui akun twitter @nadhlatululama yang dianggap sebagai akun resmi milik NU dengan tanda berupa centang biru dari manajemen perusahaan Twitter Indonesia, sebagai akun asli milik NU.

Namun ditengarai jika akun ini dikuasai oleh sekelompok orang orang yang saat ini berada di kepengurusan NU dibawah kendali ketua umum NU, Said Aqil Siradj, yang dikenal sangat loyal mendukung Jokowi, bahkan pada pilgub DKI Jakarta lalu, selalu menjadi “martir” bagi Cagub Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sekalipun Ahok sudah dianggap menista Al Quran, namun Said tetap memberikan dukungan kepada Ahok.

Baca juga:  ANEH bin AJAIB! Disaat Viral Video Jokowi Dihina, Pendukungnya Malah Bungkam Seribu Bahasa

Hingga akhirnya beberapa ulama dan ustad yang selama ini juga dikenal dimasyarakat sebagai anggota NU, namun mulai tidak mengakui keberadaan Said Aqil sebagai Ketum NU, dikarenakan justru Said lebih dianggap membuat NU menjadi organisasi politik dibandingkan sebagai organisasi keagamaan.

Ada juga akun bernama @farizalniezar, yang semakin memperjelas maksud dari akun @nadhlatululama, “Corak dan warna para penceramahnya banyak yang pro khilafiah dan anti-NKRI. Ini bagaimana BUMN sekelas @Telkomsel kok malah memilih penceramah yang seperti ini. Ini pakai uang rakyat. Apa makna deradikalisasi dan kontra radikalisme kalau begini?,”

 

Saya, Haikal Hassan pengisi kajian rutin di Telkomsel Dalam dada ini, ada quran, hadist, sahabat2, ulama, merah putih, NKRI, pancasila, toleran, plural, kebhinekaan… Ada pula NU sejati tapi BUKAN (NU versi) SaidAqil!! Masalah????” tulis salah satu pengisi kegiatan, Ustad DR Haikal Hassan melalui akunnya @haikal_hassan, untuk menjawab sekaligus sebagai tantangan untuk membuktikan postingan mereka yang menuduh dirinya anti NKRI dan anti Pancasila.

Tantangan Haikal Hassan ini sebagai salah satu perwujudan kemarahannya terhadap akun NU dan akun akun yang “sejalan” dengan akun NU, yang terlihat jelas tidak menerima kenyataan dengan hadirnya para penceramah, yang dianggap sebagai pendukung dari barisan 212 dan Habib Rizieq Sihab.

Baca juga:  Ini Curahan Hati Netizen Lewat Hestek #TangkapGeDANJoshua

Namun juga tidak sedikit netizen yang justru menganggap jika postingan NU tersebut, hanyalah akal akalan kelompok NU SAS yang merasa jika pihak Majelis Taklim Taqwa Telkomsel kenapa tidak menggunakan Ulama atau Ustad dari versi mereka.

Lihat bagaimana akun dari @nahdlatululama dan di rituit @nu_online mencoba mengendorse akun lain yg mempublish kekecewaannya trhdp BUMN Telkomsel yg mengundang para ulama yg sdh diplotting sblmnya. Sampai sejauhnya itu kah? Ya Allah…,” kicau akun @RajaPurwa.

Mesti nya mawas diri..Apa lagi besok bulan ramadhan,, Mikir kenapa ga di undang ceramah di telkomsel..😂#TelkomselProUlama.” tulis @Ardi__R:

Udah min… Bikin acara dangdutan aja daripada nyinyirin ulama.” @abinya_alka7:

“kagak kebagian jatah ceramah mungkin jd nyinyir gitu..” @deandry.

 

(Dandi)

(Visited 2.478 times, 1 visits today)

Dandi Jerami

comments
  • NU sejati pasti cinta habaib, bukan menganggap habaib turunan orang kafir

  • leave a comment

    Create Account



    Log In Your Account