Menunggu Kelanjutan Presentasi Gemilang Akbar Faisal Soal Saracen

Menunggu Kelanjutan Presentasi Gemilang Akbar Faisal Soal Saracen

Menunggu Kelanjutan Presentasi Gemilang Akbar Faisal Soal Saracen

Kegemaran buzzer-buzzer memang menggoreng isu yang dianggap akan melemahkan lawan. Itulah kwalitas buzzer yang memang dipersiapkan sebagai pion-pion politis. Sehingga terlalu mudah bagi para pembesar untuk “cuci tangan” ketika gorengan para Buzzer terlalu jauh dari kenyataan atau fakta yang ada. Begitu biasanya strategi politik yang dijalankan untuk membuat tangan politikus dan pejabat tetap “bersih”.

Namun berbeda dengan Saracen. Saracen yang tenar sejak… Ah, saya juga lupa  😉 . Saracen digoreng bukan hanya oleh buzzer-buzzer, tetapi juga oleh Politisi tenar saat ini dengan prestasi gemilang Akbar Faisal… Meski maaf, saya tidak bisa menyebutkan satu persatu prestasi Akbar, maaf   😎 .

Disinyalir punya ratusan ribu anggota, bahkan jutaan, Saracen ternyata malah kalah pamor dari akun-akun yang cuma puluhan ribu. Namanya nyaris tidak terdengar, bahkan dikalangan aktifis sosial Media.

Setidaknya ada 3 orang yang namanya dikaitkan dengan Saracen. Satu sebagai pemimpin, satu sebagai Bendahara dan satu lagi sebagai Anggota. Jasriadi yang saat itu dianggap sebagai pemimpin Saracen, sementara Sri Rahayu Ningsih dan Muhammad Faisal Tonong sebagai salah satu anggota. Ada satu lagi yang disebut yaitu Ibu Asma Dewi yang disebut-sebut sebagai Bendahara.

Dalam “ILC Halal Haram Saracen” Akbar Faisal terlihat keren dengan presentasinya. Dengan bermodal Power Point, yang disebut Rocky Gerung orang yang menggunakan Power Point disebut tidak punya Power dan kehilangan Point Akbar Faisal secara runut menjelaskan tentang Saracen. Akbar menyebut presentasinya ini sebagai hasil Riset Saracen.

Baca juga:  Pasca "Persekusi" ke Kantor Redaksi Radar Bogor, Netizen Menunggu Tagar #KitaTidakTakut yang Fenomenal itu

Diawali dengan pernyataan terima kasih atas kepolisian yang disebut telah “menyelamatkan lebih dini tentang potensi kehancuran yang diakibatkan oleh hal ini (Saracen)”. Akbar menyebut Organisasi ini (Saracen) beroperasi 2015. Terindentifikasi oleh patroli Cyber Mabes Polri 2017.

Ditampilkan dengan runut, berturut-turut dilayar ILC tampillah kemudian Struktur Saracen, jaringan Saracen, penggolongan jaringan Saracen, Modus dan Peranan masing-masing pelaku, Sasaran dan Motif, Produk-produk Saracen. Akbar Faisal tampak sekali mengerti luar dalam Saracen bahkan lebih dari Mabes Polri sendiri 😛

Bahkan nama Egy (maksudnya Egy Sudjana mungkin ya?) disebut masuk sebagai Dewan Penasehat Saracen. Akbar menyebut Saracen memiliki Dewan Pakar, Ketua, Sekretaris, Bendahara. Akbar menyebut hebat sekali sudah sampai memiliki Korwil-korwil. Bahkan Akbar juga sempat menyeret-nyeret nama Rizal Kobar.

Selain itu Akbar juga runut menjelaskan aliran dana, biaya-biaya pengeluaran dan gaji untuk buzzer-buzzer. Akbar menjelaskan bahwa Saracen dimanfaatkan untuk Pilpres. Motif Saracen menurut Akbar ada dua; pertama Motif Ekonomi; ada uang disana. kedua Motif senang-senang.

Sayangnya, apa yang dijelaskan Akbar Faisal hampir semua mentah di Pengadilan. Jasriadi sendiri yang disebut sebagai pemimpin Saracen malah tidak terbukti menyebarkan ujaran kebencian. Jasriadi malah dihukum 10 bulan atas kegiatan ilegal akses data elektronik milik orang lain.

Asma Dewi bahkan yang selama itu digoreng sebagai Bendahara Saracen malah dihukum 5 bulan 15 hari atas pernyataan “Koplak” dan “Endun”. Bukan atas aliran dana yang disebut-sebut sebelumnya. Apa artinya aliran dana itu tidak ada? Entahlah…

Baca juga:  Lebih Mendesak Mana; Revisi UU Kesejahteraan Sosial Atau UU Anti Teror?

Benarlah kata Rocky Gerung yang saat yang sama juga jadi pembicara di ILC tersebut. Rocky menyebut Saracen masalah absurd. Saat itu penyidik sendiri mengakui masalah sedang di dalami, artinya masih dangkal. namun kedangkalan itu justru menurut Rocky menjadi kebringasan dari sejumlah pembicara.

Dan setelah tidak terbukti dan kertas-kertas presentasinya tentang Saracen “terbuang” begitu saja, dari pada kita ribut soal Genderuwo dan Sontoloyo mendingan kita menunggu kelanjutan Hasil “Riset” Akbar Faisal. Akankah Akbar Faisal mempunyai Presentasi lain yang sama gemilangnya? Kita tunggu aja 😉

(Visited 551 times, 1 visits today)

admin

comments
  • cuma ilegal akses, paling juga cuma beberapa biji, akun email yang di akses termasuk punya sri rahayu mungkin.
    apa ada press release yg bilang dia bisa retas ratusan ribu akun ? tunjukin dan kasih buktimya, jangan asal ngomong !

    apalagi ada yg omong besar sampai 800rb, artinya 800.000 email yg dia retas, op warnet yg pake keylogger jg nggak mungkin pengunjung yg ke warnet sampai 800rb lain2 orangnya phising ? seberapa hebat dia mainan itu, ini 800 rb dlm tempo yg katanya singkat

    800rb email itu katakan hebat, 1 menit dia bisa retas per akun artinya dia perlu waktu 13.333 jam, atau 556 hari
    (2 tahun kurang lebih) tanpa tidur, istirahat, kalau pake makan tidur
    bisa jadi 3 tahun, yg masuk akal dikitlah, kecuali dia admnin gmail saya percaya bisa dibuka dalam waktu singkat

    hacker apa script kiddies ? cara bicara / tampangnya aja gada golongan hacker, apa mulutnya aja yg gede,
    yg ngompor2in terutama di TV

  • leave a comment

    Create Account



    Log In Your Account