Joko Widodo (Abangan) Mencomot Atribut NU & Benamkan Legasi Gus DUR

Oleh: Natalius Pigai Aneh bin Ajaib! Itulah kalimat yang tentu saja dapat terlontar dari pikiran dan perasaan setiap ilmuan politik dan intelektual sosial yang memahami histriografi, sosiologis dan peta politik Indonesia sepanjang 73 tahun Indonesia Merdeka. Bahkan sesungguhnya tidak ada DNA secara sigifikan antara Joko Widodo yang berasal dari Kaum Abangan memiliki pengaruh terhadap kekuatan
Complete Reading

Dukung Prabowo-Sandi, Pengusaha Buktikan Tidak Takut Berseberangan dengan Penguasa Lebih dari 1000 pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional lintas sektoral mendeklarasikan dukungannya buat Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Bersama Prabowo-Sandi mereka akan mengambil peran untuk bersama-sama wujudkan Indonesia Menang yang ADIL dan MAKMUR. Mereka buktikan bahwa mereka tidak takut mengambil posisi yang berseberangan
Complete Reading

Bergabungnya politikus Golkar, Erwin Aksa ke kubu 02 Prabowo-Sandi membuat peta persaingan Pilpres 2019 semakin menarik. Berpindahnya Erwin yang juga pengusaha itu dari kubu 01 sebagaimana dukungan partainya, ke kubu 02 disebut-sebut diikuti juga oleh sejumlah pengusaha lainnya. Inikah “Erwin Aksa Effect”?. Keponakan Wapres Jusuf Kalla itu disebut tidak membawa gerbong kosong dengan pindah ke
Complete Reading

Hei kamu! iya kamu, kami sudah terlalu lelah dengan kekonyolan demi kekonyolan yang dipertontonkan ini. Biarlah hari ini kami mendesak wasit asing ikut memantau pesta ini. Indonesia needs foreign election Observer, you know… Lihatlah, kami telah lelah meratap; Lihatlah, kami terlalu bosan memohon; Tapi kalian terlalu asyik dengan dirimu sendiri. Kalian terlalu menikmati hitungan angka-angka
Complete Reading

Angka “54 orang” di judul tulisan ini bukan salah ketik. Memang hanya 54 orang yang menunggu di lapangan yang begitu luas. Jadi, bukan 54 ribu. Bahkan bukan 540. Kelihatannya, inilah momen yang paling menyedihkan bagi cawapres 01, Kiyai Ma’ruf Amin. Pada hari Sabtu (9/3/2019), beliau dipermalukan di Deliserdang. Tabligh akbar yang direncanakan dengan serius, pentas
Complete Reading

KEKACAUAN DATA DAN SESAT LOGIKA PETAHANA. Mr Jokowi menyampaikan beberapa kesesatan data pada Debat Kedua Capres : 1. Tahun 2018 total impor jagung 180.000 Ton, padahal data sahih menunjukkan impor jagung semester 1 saja 331.000 Ton dan Total impor jagung tahun 2018 sebesar 737.228 Ton. 2. Jokowi menyampaikan total produksi beras Tahun 2018 sebesar 33
Complete Reading

Mimpi Bangkitnya Trah Soeharto Lewat Partai Berkarya Cuma Lucu-Lucuan ——— “Buah hati cahaya mata, aduh sayang tak mampu mengangkat nama baik orang tua.” Pemilu 2019, tentunya jadi pertaruhan bagi keluarga Cendana.dengan kendaraan barunya, partai berkarya. Taruhannya, bertahan untuk bangkit lagi atau hilang dalam perjalanan politik Indonesia selanjutnya. Dalam beberapa kesempatan, elit partai Berkarya termasuk ketua
Complete Reading

Parliamentary Threshold Ganjal Ambisi Cendana Bangkit Lewat Partai Berkaryanya ——- Terdapat 18.185 kursi legislatif baik di pusat (DPR) maupun daerah (DPRD) yang bakal jadi rebutan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Jika tiap kursi diperebutkan oleh minimal 3 Caleg dari 14 Parpol yang berlaga, maka terdapat 218.220 Caleg dari partai lama pun partai baru yang turut
Complete Reading

PUKULAN KETIGA. Saya bisa memahami betapa marahnya kubu petahana dengan twit ini. Ini seperti menggarami luka di tengah rapuhnya fundamental dari beberapa kebijakan publik yang selama ini justru menjadi selling point Presiden Jokowi untuk berkuasa di periode kedua. Pukulan pertama dan utama dari infrastruktur. Merasa sudah membangun jalan tol untuk memperlancar logistik, tapi media melaporkan
Complete Reading

Persoalan utang pemerintah menjadi sasaran tembak yang kerap digunakan pasangan Prabowo-Sandi. Puncaknya adalah ketika Capres Prabowo Subianto menyarankan agar penyebutan Menteri Keuangan diubah menjadi Menteri Pencetak Utang. Memang utang pemerintah di era Presiden Jokowi meningkat relatif pesat. Selama kurun waktu 2014-2018 utang pemerintah pusat naik 69 persen, dari Rp 2.605 triliun menjadi Rp 4.416 triliun.
Complete Reading

Create Account



Log In Your Account