Keteguhan Hati Pak Prabowo Subianto

Keteguhan Hati Pak Prabowo Subianto


Cuitan : Lukas Majapahit

JANGAN meragukan tentang semangat, keteguhan, prinsip dan kepribadian seorang Prabowo Subianto. Mental beliau begitu kuat ditempa bertahun-tahun di dunia militer. Beliau kenyang makan asam garam.

Lalu mengapa ada cuitan soal keteguhan, prinsip, dan kepribadian. Di sini saya hanya menegaskan JANGAN MERAGUKAN NASIONALISME pak Prabowo. Karena masih ada nyinyiran, cibiran dan sindiran diarahkan ke Pak Prabowo Subianto. Apalagi dengan pidato beliau yang dianggap gegerrrrrrr baik soal Indonesia bubar tahun 2030 dan juga soal elite maling.

Banyak yg menilai bahwa pak Prabowo galau, pesimis dan frustasi. Sebuah penilaian yang “sadis” dan mengudag-udag akal sehat. Bagi orang tentu hal semacam itu sebagai usaha pembunuhan karakter.

Ada orang2 di luar sana yg dulunya pernah dekat pak Prabowo lalu melempar pernyataan yg menyudutkan beliau. Mereka menilai pidato pak Prabowo sebagai galauisme, pesimisme dan frustasisme dengan bbrp kali beliau gagal dalam memperbut kursi RI-1 maupun RI-2, lalu di-frame-kan seolah beliau tidak ikut lagi kontestasi pilpres 2019; hanya sebagai wakil saja atau sebagai King Maker saja. Itu sebuah penghinaan atas kepribadian.

Baca juga:  Abu Bakar Ba'asyir dan Kontra Terorisme. Banyak keanehan dalam kasus terorisme Aceh ini. Benarkah ini rekayasa?

Pak Prabowo adalah mantan prajurit, tentara asli Indonesia. Beliau turut serta angkat senjata dalam medan tempur, berperang, salah satunya perang Timor Timur dulu, sekarang Timor Leste. Belum lagi prestasi beliau begitu cemerlang selama dalam berdinas di ketentaraan. Jadi gak perlu ragu dan nyinyir soal kepribadian, keteguhan prinsip, kedisiplinan, pak Prabowo punya semua itu.

TERBUKTI, 11 April 2018 beliau menerima mandat dari partai Gerindra untuk maju sebagai capres . Dalam kamus beliau TIDAK ADA KARTU MATI. Beliau adalah pejuang politik, yang paham betul bahwa untuk mencapai dan meraih sesuatu membutuhkan perjuangan tanpa henti. Beliau tetap dan akan berjuang sampai titik darah penghabisan alias sampai akhir hayat. Sama dengan orang belajar yg tidak mengenal batas usia. Belajar sampai akhir hayat.

Sudah banyak catatan, berita, tulisan, pustaka menyiarkan soal semangat juang beliau. Semangat beliau yg berapi-api di depan kadernya ketika berpidato dan memberikan wejangan, petuah, nasihat. Beliau sangat bersemangat, menggelorakan dan menularkan jiwa juang kepada kadernya.

Baca juga:  Analisis Sosiologis : Prabowo - Sandi akan memenangi Pemilu Presiden 2019

Dalam setiap kesempatan beliau terus menggelorakan kemakmuran dan kesejahteraan. Beliau galau karena melihat ketimpangan ekonomi yg makin curam saat ini, rakyat menjerit, semua serba mahal. Keteguhan hati dan tekad beliau bisa disimak dari prrnyataannya seperti “Saya ingin menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Pribadi yang ikut memastikan bangsa kita. Negara kita yang kita cintai menjadi bangsa yang adil dan makmur. Bangsa dimana rakyatnya sejahtera. Bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain karena kita mampu menjadi bangsa yang beradab”.

Menyimak pernyataan beliau yg begitu tegas, jujur dan keinginan dari lubuk hati yang paling beliau untuk mensejahterakan bangsa ini, lalu mengapa kalian ragu ? Tidak perlu ragu dan jangan diragukan ketulusan hati beliau buat bangsa ini. Wahai rakyat Indonesia mari antarkan beliau menuju istana Merdeka tahun 2019, insyaallah.*

(Visited 374 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account