Negeri Sak Karepku

Negeri Sak Karepku

Oleh : Felix Siauw

Pertama aku harus jelaskan ke kamu semua, rakyat-rakyat tak tahu diri, yang cuma bisa menuntut dan menyusahkan. Bahwa aku adalah negara, aku adalah dasar sekaligus konstitusinya

Akulah negara, dan negara adalah aku, dan jika kamu rakyat menggangguku, itu artinya mengganggu negara, bila kalian menghinaku itu artinya menghina negara, dan bila kalian tak sependapat denganku, sama seperti kalian berbeda dengan haluan negara

Aku, dipilih sah oleh rakyat, aku diangkat oleh rakyat, maka aku punya kekuasaan mutlak, termasuk untuk mengatur kalian yang selalu banyak protes, merasa kurang, dan banyak mulut. Karena akulah kekuasaan

Jangan berani tanya-tanya soal hukum dan keadilan, kalian tau apa hah! Asal tahu aja, yang buat hukum itu semua kawan-kawanku. Keadilan adalah apa yang aku tetapkan, sebab hukum itu omonganku, ikuti omonganku, itulah ketaatan hukum

Baca juga:  Sayang, nanti kita jumpa di surga

Aku nggak perlu alasan untuk apapun, sebab apapun takkan bisa berlangsung kalau tak asa aku. Kalau aku sudah mau, ya sudah. Kalau aku tak mau, urusanmu tak setuju, emang kamu siapa?

Kalau aku bilang ustadz ini radikal, nggak usah tanya. Kalau aku bilang ini tindakan teroris, jangan bandingkan sama makar dan pembantaian di tempat yang jauh. Aku nggak suka aja, dan kalau kamu masih nekad, itulah terorisme sebenarnya

Aku bisa aja bilang tindakanmu itu nggak menyenangkan bagiku, dalam sekejap, ada banyak ulama di istanaku yang akan keluarkan fatwa untuk mulut bodohmu, aparat yang menindakmu, dan buzzer yang membuatmu pasti salah di sosial media

Baca juga:  Jalan Tol III : Perjuangkan Harapanmu dan kawan-kawanmu

Terserah aku kalau aku nggak izinkan kajian apapun yang nggak aku suka, sak karepku lah, aku nggak perlu penjelasan, aku nggak perlu alasan. Aku bisa suruh rektor manapun korbankan logika akal, sebab aku yang tentuin mereka rektor atau bukan

Urusan keadilan. Aku pegang penegaknya. Terus kalian mau apa? Inget aja, kalau kalian semua melawan, kalian lawan negara. Dasar orang-orang nggak tau diri. Ngurus negara itu susah tau nggak. Bantu nggak, ngeluh aja

Dasar nggak tau diri kamu semua. Asal tau aja, kalian bisa aja lebih sengsara kalau aku mau. Bersyukurlah kalian semua, karena aku masih baik sama kalian

Nggak setuju? Ora urus. Sak karepku lah!

(Visited 27 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account