Menangislah… [Renungan Dipenghujung Bulan Ramadhan]

Menangislah… [Renungan Dipenghujung Bulan Ramadhan]

Menangislah… [Renungan Dipenghujung Bulan Ramadhan]

Menangislah…
Sebelum Ramadhan Pergi …
Kita pernah berjanji mengkhatamkan Qur’an..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan, kita tak jua beranjak dari juz awalan..

Menangislah…
Sebelum Ramadhan Pergi …
Kita pernah berjanji menyempurnakan qiyamullail yang bolong penuh tambalan …
Setelah Ramadhan di akhir hitungan, kita tak jua menyempurnakan bilangan …

Menangislah…
Sebelum Ramadhan Pergi …
Kita berdoa sejak Rajab dan Sya’ban agar disampaikan ke Ramadhan..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan..
Ternyata masih juga tak bisa menahan dari kesia-siaan..
Ternyata masih juga tak bisa menambah ibadah sunnah..
Bahkan..
Hampir terlewat dari menunaikan yang wajib…

Menangislah wahai saudaraku…
Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir..
Bahwa ada satu hamba yang bodoh, lalai, sombong lagi terlena..
Sehingga ramadhan yang mulia pun tersia-sia.

Baca juga:  RUMAH SAKIT TANPA DINDING

Menangislah…
Dan tuntaskan semuanya malam ini..
atas i’tikaf yang belum juga kita kerjakan..
atas lembaran Qur’an yang menunggu di khatamkan..
atas lembaran mata uang yang menunggu di salurkan..
atas sholat sunnah yang menunggu jadi amal tambahan..

Menangislah..
Lebih keras lagi…
Karena Allah tidak menjanjikan apapun untuk Ramadhan tahun depan, apakah kita masih disertakan…

☕ Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕
Barakallah fikum.

✒ Ditulis oleh Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, MA

 

(Visited 89 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account