Maksa maksiat

Uncategorized
Spread the love

Oleh : Ustadz Felix Siauw

Walau mungkin belum pernah, coba bayangin deh, siapa tau kejadian: Kamu ada di depan Ka’bah di tengah Masjidil Haram ngeliatin ribuan orang lagi thawaf

Betapa Allah merahmati mereka yang khusyu beribadah, visualnya yang hampir hitam putih itu membaur menjadi satu seiring mereka berputar berlawanan arah jarum jam

Tiba-tiba ada nongol sekelompok orang melawan arus, berputar berlawanan dengan massa, kira-kira apa yang terjadi? Sontak semua jamaah terganggu dengan perilaku itu

Walhasil, ada jamaah yang ngingetin, mengapa anda semua berbuat begini? Dijawab ngegas: “Ini hak gue dong, tafsir lu tentang thawaf itu tekstual banget, ini modernisasi”, gitu

Baca juga:  One way ticket, kisah inspiratif Sandi Uno

Katanya lagi, “Kalau lu nggak mau terima, lu intoleran, emang cuma yang thawaf sesuai lu dan kadal gurun kayak lu aja yang surga, yang lain neraka gitu? Dasar mabuk agama”, wew

Datang ulama, ngasitau, kenapa tatacara thawaf tuh seperti adanya, karena dari Rasulullah nyontohin begitu, sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in, semuanya sama, panjang lebar

Eh mereka makin ngegas, “Dasar wahabi, HTI, emang semua harus ikut Arab apa? Ini ikhtilaf tau, ada perbedaan diantara ulama, gue ambil tafsir kontekstual”, haduh

Ulamanya sabar, padahal askar udah greget, ngasitau lagi, bahwa Islam itu punya aturan, dan ga ada perbedaan ulama tentang ini, satu persatu diurutin penjelasannya

Baca juga:  Rocky Gerung: Salah Kaprah Tentang Fiksi dan Fiktif

Mereka tetep ngamuk, “Dasar pemecah belah kaum Muslim, pasti kamu ekstrimis yang nggak bisa terima pendapat orang lain, bapak lo pasti teroris, lo pasti HTI”, terus gitu

Akhirnya ulama itu capek, bilang ke askar-askarnya, untuk bolehin mereka thawaf dengan cara yang mereka mau, dengan tafsir mereka, tapi jangan di Ka’bah

Cerita diatas imajinatif, jangan kait-kaitkan dengan kejadian apapun, cuma untuk pelajaran ke kita. Bahwa kalau maksiat itu jangan maksa, apalagi ngajak-ngajak

(Visited 21 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify Google Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Google Login to work

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *