Merdeka….!!!! Hidup Koruptor….!!!

Merdeka….!!!! Hidup Koruptor….!!!

Oleh : Tere Liye

Hari ini, kita merayakan kemerdekaan. Juga penghuni2 penjara, juga merayakannya. Mereka dapat hadiah yang spesial sekali.

Di Jawa Tengah, 34 napi koruptor dikasih remisi alias potongan masa tahanan, dari 1 hingga 6 bulan diskonnya. Di Banten ada 4 napi koruptor juga dapat diskon penjara. Dan jangan lupa, di Sukamiskin Bandung, yang mengandangkan banyak koruptor, ada 133 napi koruptor dikasih diskon. Juga sama diskonnya ada yang dapat 1 bulan, ada yg dapat 6 bulan.

Maka jika ada Tuan A, dia koruptor uang ratusan milyar. Dihukum 10 tahun, jika tiap tahun dia dapat diskon 6 bulan, wah, bagus loh, dia ngalahin diskon Metro, atau Matahari, Ramayana, bisa dapat 50%.

Baca juga:  The Former Republic

Merdeka!

Dulu, Pangeran Diponegoro perang mati2an melawan Belanda. Sultan Hasannudin juga perang mati2an melawan penjajah. Demi merdekanya kita semua. Hari ini, kita kasih diskon 50% buat napi-napi koruptor. Dengan logika: mereka juga berhak mendapat remisi. Penjara penuh. Koruptor juga manusia.

Merdeka!

Dulu pahlawan2 kita bersimbah darah melawan penjajah. Hari ini, mereka bersimbah uang, ada bangunan tak jadi macam Hambalang, ada ratusan bus2 transjakarta terhampar begitu saja, ada yang korupsi suap impor; untuk kemudian, saat masuk penjara, aduh, dikasih diskon pula. Itu masih mending masuk penjara; entah yang tidak, dan masih aman2 saja.

Negeri ini sejatinya, masih jauh sekali dari definisi merdeka yang diperjuangkan oleh pahlawan2 kita dulu. Hari ini, hanya tersisa oportunis, penjilat, dan fans politik alay nan lebay yang hanya memuja kelompoknya saja. Untuk kemudian besok lusa saat dapat kesempatan berkuasa, kelakuan mereka sama rakusnya.

Baca juga:  Innalillahi wainnailaihi Roji'un Telah Meninggal Dunia Bupati Tegal "Bpk.Enthus Soesmono

Merdeka!

Selamat kepada ratusan napi koruptor yang dapat diskon remisi tahanan di hari kemerdekaan. Sungguh! Fans alay politik sudah lama diam soal ini. Mereka mingkem di akun medsosnya. Pura2 tidak tahu. Baru ngamuk jika kelompoknya disinggung. Demikian.

*Tere Liye

(Visited 27 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account