Kami datang, diremehkan itu biasa

Kami datang, diremehkan itu biasa

Kami datang, diremehkan itu biasa

diteruskan dari dinding FB
https://www.facebook.com/akun.faldomaldini

Kami datang, diremehkan itu biasa. Dibilang bau kencur, dibilang anak kemaren sore, dibilang tidak ngerti apa-apa, anggap saja itu vitamin yang memantapkan hati. Perjalanan ini tidak pernah mudah, kita harus sama-sama.

“Kami tidak bisa menggantikan perang dengan damai. Namun, kami yakin bisa menggantikan perang dengan pertarungan yang lebih cerdas,” kata Fernando Henrique Cardoso, Pemikir dan Ex Presiden Brazil.

Tugas kita di dalam pemilu bukan sekedar memenangkan satu pasangan kandidat, namun lebih dari itu untuk membangun budaya demokrasi kita yang sesak dengan penghinaan.

(Visited 58 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account