Felix Siauw: Hari Moekti Lisannya Tegas dan Lurus, Hitam dan Putih Terang Baginya

Felix Siauw: Hari Moekti Lisannya Tegas dan Lurus, Hitam dan Putih Terang Baginya

Felix Siauw: Hari Moekti Lisannya Tegas dan Lurus, Hitam dan Putih Terang Baginya

Hari Moekti, Rocker yang hijrah menjadi pendakwah itu telah pergi, tetapi kenangan tentang Hari Moekti akan terus membekas pada sebagian besar umat Islam, terutama orang-orang terdekatnya.

Demikian pula kenangan Ustad Felix Siauw, seorang yang dekat dengan Ustad Hari Moekti. Lisannya tegas dan lurus, hitam dan putih terang baginya. Begitu kata Ustad Felix. Berikut tulisan Felix tentang Ustad Hari Moekti;

 

Ingatanku Tentang Hari Moekti

by Felix Siauw

Sekitar 2002, di Masjid Al-Hurriyyah IPB, dai itu melemparkan mic ke atas udara. Lalu menangkapnya. Memesona semua, lalu berteriak, “Aku mantan setan!”. MasyaAllah

Di tempat itu pertama kali saya mengenal dakwah Ustadz Hari Moekti. Dengan bersemangat beliau bercerita tentang hijrahnya dan berapi-api menjelaskan tentang syariah Islam

Mantan artis, dengan penghasilan puluhan juta sekali pentas, meninggalkan semua hanya karena Allah. Ada yang lebih keren dari itu? Pengajak maksiat jadi penyeru taat

Baca juga:  Fakta Ilmiah dibalik Waktu Sholat

Berikutnya wajah beliau menghiasi materi-materi dakwah yang saya buat. Syahadat Sempurna, itu judul materi saya yang mewakilkan beliau, hijrah yang tak tanggung

Beliau tak sungkan bicara bahwa syariat Islam adalah solusi bagi Indonesia. Panggung-panggung penyeru khilafah ramai dengan kehadiran dan orasi beliau

Lisannya tegas dan lurus, hitam dan putih terang baginya. Jadwal yang sangat padat, tapi tetap mampu harmonis dengan keluarganya, sosok dai yang sulit mencari pembanding

Beliau hanya berharap dengan amalnya itu, jadi sebab beliau untuk masuk surga dengan membawa siapapun yang dicintai oleh beliau dan beliau mendapatkannya insyaAllah

Puncak ingatan akan beliau bagi saya, adalah ketika beliau melantunkan nasyid “Indonesia Milik Allah”, liriknya, suaranya, ruh-nya, tak ayal membuat airmata saya tumpah

Selepas Ramadhan, di bulan Syawwal, ditengah jadwal dakwahnya yang padat, saat memberikan kajian, 24 Juni 2018 pukul 20:49 beliau dipanggil Allah

Yang saya pikirkan pertama kali setelah mengucap “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun” adalah. “Yaa Rabb, siapa pengganti beliau setelah ini?”. Allahuakbar

Baca juga:  PENJELASAN AYAT-AYAT TENTANG PUASA

Selamat jalan Ustadz Hari Moekti, Allah sayang antum, saatnya engkau beristirahat dengan semua amal salihmu. Apa yang engkau perjuangkan, akan kami lanjutkan

(Visited 146 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account