Menikmati Malam dengan Karinding, Kesenian dari Tatar Sunda [VIDEO]

Malam ini, kami diberikan suguhan sebuah kesenian Karinding. Sebelumnya kami sungguh tidak mengerti apa itu Karinding. Selain bayangan tentang sebuah kesenian tradisional seperti umumnya di Indonesia dengan mengandalkan suara musik yang “easy listening” dengan suara yang mendayu. Bercerita tentang alam atau kerinduan dengan kampung halaman.

Saya kutip dari Wikipedia, “Karinding yaitu alat buat mengusir hama di sawah. Suara yang dihasilkan dari getaran jarum karinding biasanya bersuara rendah low decible. Suaranya dihasilkan dari gesekan pegangan karinding dan ujung jari yang ditepuk-tepakkan. Suara yang keluar biasanya terdengar seperti suara wereng, belalang, jangkrik, burung, dan lain-lain. Yang zaman sekarang dikenal dengan istilah ultrasonik. Biar betah di sawah, cara membunyikannya menggunakan mulut sehingga resonansina menjadi musik. Sekarang karinding biasa digabungkan dengan alat musik lainnya.”

Baca juga:  Apa itu Djakarta Warehouse Project alias DWP ?

Mencari lebih jauh tentang Karinding, kita akan menemukan bahwa kesenian ini sudah ada ratusan tahun lalu. Karinding adalah salah satu alat musik tradisional asli Masyarakat Sunda yang telah ada sejak jaman Kerajaan Pajajaran. Keunikan alat musik ini dilihat dari cara memainkannya, dengan meniup sekaligus ditepuk-tepuk dengan ujung jari.

Berikut kita nikmati Kesenian Karinding yang malam itu dibagi dalam 2 bagian. Pertama, musik pembuka yang hanya memainkan instrumen dan kedua musik beserta lagu yang dinyanyikan.

Musik Pembuka

 

Musik Utama

(Visited 145 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account