Predikat “Porn Addict” Karena “Instant KARMA”

Predikat “Porn Addict” Karena “Instant KARMA”

Predikat “Porn Addict” Karena “Instant KARMA”

KECANDUAN PORNOGRAFIK
by Zeng Wei Jian

Caleg PSI Husin Shihab terciduk posting pornografi. Gara-gara nyerang Ustad Haikal Hassan. Teledor. Capture VCS pornonya ngikut. Lupa dicropping. Boomerang. Kena instant karma. Dia dapet predikat: “Porn Addict”.

Banyak orang berpendapat pecandu pornografi itu lemah, defisit moral fiber dan zero self-discipline.

Menyandu apa pun, termasuk porn movie, berarti hijacking the brain’s reward system. Berporno-ria memompa dopamine that made us feel good.

Budaya pop culture sekular tidak mengakui porn addiction sebagai penyakit. Makanya sulit diobati.

Bagi para pecandu porn ini, ada sensasi yang luar biasa dalam kecabulan. Akibat dopamine menguasai receptor otak. Over time, otak melemah. Akibatnya, produksi dopamine turun. A tolerance is developed. Jadi “immune”. Making it harder to get the same “high.”

Baca juga:  Palestina Setelah Donald Trump; Sebuah Puisi dari Denny JA bagi Keprihatinan Palestina

Si pecandu porn terpaksa meningkatkan aktifitas porno, just to get the same dopamine. More and more pornografic contents mesti ditonton.

Seiring proses “desensitization”, si pecandu pornografi ngga hanya butuh lebih banyak konten porno, tapi juga membutukan stimulasi lain. Di sini bahayanya. Kasus pemerkosaan bisa bersumber dari menikmati pornografi.

Denial, Secretive behavior, Anger, dan irritation at the mention of porn, bukan solusi.

Saya kira, orang-orang macam Husin Shihab butuh terapi dan konsultasi psikiater. Eeh kok mala nyaleg…??

THE END

(Visited 719 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account