Berita dan Informasi Terkini
“Kalau saya dituduh pro Prabowo, saya enggak. Saya oposisi, Prabowo oposisi, kenapa mesti dihubungkan? Saya tidak akan menggelar karpet merah untuk Prabowo, karena dia punya banyak karpet dan warnanya macam-macam, tapi saya akan menggulung karpet istana,”
Kata-kata fenomenal ini ternyata menginspirasi Netizen untuk menyuarakan hal yang sama. Seolah ingin sama-sama mengatakan, 17 April kita akan wujudkan bersama-sama untuk menggulung karpet Istana. Karpet Istana mulai terlihat kusam dan mulai terlihat banyak kotoran, begitu kira-kira kata Netizen.
Karpet merah istana sudah kusam. perlu dicuci. barang kali ada kecoa dibawahnya
- @rockygerung #17AprilGulungKarpetIstanapic.twitter.com/zt9TCLzkTC
— ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ (@RajaPurwa) 2 Maret 2019
Karena Karpet istana sudah terkena kotoran SOSIS, yuk sama sama kita bersihkan. #17AprilGulungKarpetIstana
Mari kita sambut KEMERDEKAAN Akal sehat. #17AprilGulungKarpetIstana— 🏴🏹 Sya’biyyah 🏹 🇸🇩✌️ (@Dzikra_deva) 2 Maret 2019
Kritik pedas Rocky yang diamini oleh para Netizen itu dilakukan dalam sebuah kuliah umum di Yogyakarta. “Energi hari ini sampai pelaksanaan Pemilu 2019 fokus kita gunakan untuk menggulung karpet yang yang sudah bau. Anda akan kaget nanti, dibawah karpet itu sebenernya kolam butek yang ditutupi selama ini, itu yang saya sebut dengan black market of justice under carpet”,
Energi yang akhirnya membuat optimisme pendukung Prabowo untuk bertekad mendukung perubahan dari Rezim yang ada sekarang ini dengan memenangkan Prabowo dan Sandi pada Pilpres 17 April mendatang.
Mari bersama-sama menuju Istana untuk menggulung karpet yang lama dan melihat Jaenuddin Ngaciro keluar Istana dengan ESEMKA idamannya.#17AprilGulungKarpetIstana
— Si Anak Hilang (@SiAnakHilang9) 2 Maret 2019
Lewat hestek ini Netizen juga mengkritik kebijakan-kebijakan Presiden, janji-janji dari kampanye Pilpres 2014 yang tidak terlaksana dan janji-janji baru yang menurut Netizen tidak masuk akal.