Berita dan Informasi Terkini
Harga Kehilangan
by : Ustadz Felix Siauw
Saya kerap menyampaikan, “Sesuatu itu akan menjadi berharga, kalau kita sudah kehilangannya”. Dan tentu mengalami itu lebih nyata daripada katanya
Kemarin, hati saya mencelos, rasanya jantung sempat berhenti sejenak, panik, hectic, bingung dan stress, saat mendapati tas saya tak ada di badan lagi
Sudah terbayang lesunya hari itu, masygul, down, tak lagi punya semangat untuk jalan-jalan, tambahan lagi itu di Istanbul, uang, kartu, semua ada di tas itu
Saat itu @ummualila yang kebetulan sedang terpisah, mau saya kabari tentang musibah ini. Sudah di kepala, pertanyaan, keheranan, dan kekecewaannya
Otomatis hati berteriak, “Ya Allah, tolong hamba-Mu, andai ada kebaikan yang harus terjadi hari ini, inilah saatnya”. Lalu bergegas saya cari dimana tas itu
Tiap-tiap tempat yang saya jalani tak ada, ke dalam Masjid Fatih tak ada. Setelah 15 menit drama, tas itu ketemu, di tempat duduk luar, saya tinggalkan satu setengah jam lalu
Tadinya tas itu biasa saja, saya letakkan tanpa saya perhatikan, begitu hilang, teringat semua isinya, terbayang uang disitu harusnya bisa buat apa
Setelah itu saya terpikir, ini masih dunia. Bagaimana di akhirat, bekal yang kita siapkan, kita pikir kita cukup, ternyata saat bangkit, semua bekal itu hilang?
Di dunia masih bisa dicari, bilapun tak ada, masih ada solusi, masih ada bantuan, masih ada harapan. Di akhirat? Dimana dicari bekal itu? Siapa yang mau membantu?
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. - QS 57:13
Saat itulah saya sadar, saya bisa jadi termasuk orang yang merasa beriman, punya bekal, punya cahaya. Tapi saat berbangkit, bisa jadi semua itu hanya dugaan
#Istanbul #hilang #bekal #cahaya