Abu Janda Sok Mengeluarkan Teori Orientalis…

Tulisan : Muh. Zulirfan Hasly

Abu janda sok mengeluarkan teori orientalis..

Ia menyatakan bahwa hadits baru ada 200 tahun setelah Nabi wafat..

Padahal teori orientalis (Golziher, Joseph Schact, dan Juynbol) adalah :

Hadits itu ditulis dan dibukukan pada abad ke 2 Hijriyyah… tepatnya pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz …
Dengan demikian ada waktu sekitar 100 tahun lebih hadits lepas dari pendataan dalam bentuk literasi.

Dan ini Membuat orang2 awam dalam ilmu Hadits jadi ragu terhadap Hadits, dan jangan heran jika ada banyak orang2 awam yg biasa ikut kajian syiah, menyebutkan bahwa yg harus diikuti Al Qur’an , hadits banyak yg palsu dll (Pengalaman Pribadi)

Teori ini sering dibawa2 oleh kaum Syiah sebagai Inkarussunnah dan gerakan yg semisalnya.

Baca juga:  Sholat khusyu’

****

Dan Teori ini sudah habis2an dibantah oleh :

Prof. Dr. Musthofa as Siba’iy dengan kitab as Sunnah wa Makanatuha fi at Tasyri’il Islam, Prof. Dr. ‘Ajjaj al Khatib dengan Kitab as Sunnah Qabla Tadwin , Prof. Dr. M. Musthofa al Azhami dengan buku Studies in Early Hadith Literature dan Murid beliau Prof. Ali Musthafa Ya’qub (Mantan Imam Besar Al Istiqlal Jakarta) dengan buku Kritik Hadits.

Pada hakikatnya , Hadits selain dihafal tapi juga sudah ditulis dizaman Nabi Saw. namun belum terbukukan secara rapi pada masa itu, dimasa selanjutnya barulah terbukukan dengan rapi.

****

Tambahan :

Tidak mungkin orang menggunakan Al Qur’an tanpa Hadits Nabi..

sebab… untuk mengetahui Al Qur’an itu sendiri, Susunannya, Ayat2nya, dan lain2 mengenai Al Qur’an… pastilah Nabi Saw. yg menjelaskan…

Baca juga:  Toleransi itu Membiarkan, Bukan Mengikuti

dan Penjelasan Nabi Itu disebut dengan Hadits.

(Visited 314 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account