Berita dan Informasi Terkini

Sejak zaman kesultanan di Palembang, makanan satu ini sudah hadir menjadi salah satu makanan yang hanya bisa dinikmati para bangsawan pada saat itu. Apalagi jika bukan gulo puan.
Gulo dalam bahasa Indonesia artinya gula, sedangkan puan berarti susu. Jadi Gulo Puan adalah gula yang dihasilkan dari susu. Susu yang digunakan bukan sembarang susu, namun susu kerbau rawa.
Gulo puan sudah menjadi salah satu pangan khas Sumatera Selatan, khususnya di desa Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Untuk mendapatkannya pun cukup sulit, karena makanan palembang yang satu ini juga termasuk salah satu makanan yang hampir punah keberadaannya.
Cara pembuatan gulo puan sendiri sebenarnya cukup sederhana. Berikut resep membuat Gulo puan.
Bahan :
Susu kerbau 1 liter, Gulo pasir ¼ kg
Alat yang digunakan :
Kuali, Spatula, Kayu bakar, Tungku batu
Cara Membuat :
1) Campurkan susu dan Gulo pasir, kemudian tuangkan kedalam kuali yang sudah dipanasi terlebih dahulu.
2) Aduk terus menerus (seperti membuat dodol) sampai kalis. Butuh waktu kurang lebih 1 jam. Jangan berhenti mengaduk, karena Gulo puan akan menjadi gosong
3) Setelah warna berubah menjadi kuning dan menggumpal, adonan dapat diangkat.
4) Gulu puan dapat bertahan lama sampai 3 bulan dan tidak berbau amis.
(Sumber resep gulo puan http://sumsel.litbang.pertanian.go.id)