Berita dan Informasi Terkini
Kami Netral!
Baiklah, saya Peterpan 😎
— Dav3 (@dapitdong) 12 Desember 2017

Pernyataan Polri ini memang terkesan rada aneh, pasalnya Polri sendiri sebelumnya dengan tegas akan menindak pelaku Persekusi dengan Pasal berlapis. Selain itu pula, bukankah sebagai aparat adalah menjadi tugasnya untuk menindak hukum sesuai ketentuan, bukan dengan membiarkan tindak kekerasan berkali-kali berulang terhadap beberapa orang.
Dengan mengatakan “Polri Bersikap Netral” saja sesungguhnya Polri sudah berpihak. Sebab pada beberapa kasus yang sama bahkan sebenarnya lebih soft dilakukan, Polri bisa bertindak sangat tegas! Kenapa seseorang yang dihormati dan tokoh agama seperti Ustadz Abdul Somad, Polri harus bertindak pasif?
Ibu2: “Pak, lapor ada preman ngancam penduduk pakai golok!”
Petugas: “Mohon maaf kami netral Bu!” 🙈
— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 12 Desember 2017
Satuan polisi bertambah lagi. Setelah ada Polisi Tidur kini ada Polisi Netral pic.twitter.com/UErIeAWyIO
— #FreePalestine 🇯🇴 (@Indonesia_0ne) 12 Desember 2017
Tuk Bapak2 yg sedang ronda malam…
Klo mergokin
Maling lagi nyongkel jendela… biarkanlah, jangan ganggu mereka yg sedang cari duit… Netral aja
Klo perlu bangunkan pemilik rumah dan ajaklah islah dgn sang maling
😊😋#HabisIslahTerbitlahNetral— Aink #PRIBUMI (@kangsemproel) 12 Desember 2017
“Pak, ada pemerkosaan di sana”
“Maaf, saya netral”
“Yang diperkosa anak gadis Bapak !”
— Praja Pribumi (@Sumpraja) 12 Desember 2017