Puisi Padam

oleh : Thamrin Dahlan

Ketika dia hilang
Semua meributkan
Ketika dia terang benderang
Siapa peduli

Itulah tabiat anak manusia
Termasuk saya
Dan mungkin pembaca
Dimana mana
Sama saja
Soal listrik padam

Kecuali dia petapa
Di dalam gua
Terang gelap
Sama saja
Tiada ketergantungan
Tak terpengaruh
Tenang bagai samudra
Sampai tiba gempa

Namun,….
Penyedia jasa
Serius jugalah
Pelayanan publik jangan tersia sia
Toh pelanggan rajin membayar denda

Kemudian…
PLN
Padam jangan berlama lama
Repot nih semua usaha
Terputus hubungan dunia maya
Sepi tiada hiburan
Sunyi tiada sapa salam

Eeeit belum nyala juga
Perempatan macet berebut jalan
Polantas kecapean
LRT MRT stop ditengah jalan
Penumpang turun berhamburan

Baca juga:  Jihad sosmed bukanlah hal yang main-main

ATM hilang kekuatan
Disentuh di pegang tiada reaksi
Tak juga keluar uang

Ke hulu kami berendam
Ke hilir tuan berjalan
Apa hikmah lampu padam
Lilin laris hoaks tertekan

Dan…
Hari ini
Bapak Presiden ke PLN
Intinya melawan padam
Semoga tidak berkelanjutan
Itu saja
Sekian

Salamsalaman
TD

https://www.kompasiana.com/thamrindahlan/5d47d9b90d823064016b0ae2/puisi-meredam-padam-hilangkan-salah-paham

(Visited 30 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account