Mari bersikap positif dalam menghadapi sakit

Mari bersikap positif dalam menghadapi sakit

Tulisan berikut dirangkum dari berbagai sumber, semoga menjadi bahan renungan bagi yang membacanya

Tentang sakit

Sungguh luar biasa makna dari sakit. Ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita, dapat mendatangkan berbagai kebaikan.

Kalau kita sikapi dengan positif :

Sakit itu Zikrullah
Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya

Sakit itu Istighfar
Orang yang sedang sakit akan teringat dosa-dosa yang pernah dibuat. Sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu ber-istighfar dan memohon ampunan kepada Allah

Sakit itu Tauhid
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?

Sakit itu Muhasabah
Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri. Menghitung-hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi

Sakit itu Jihad
Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah, akan tetap diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan

Baca juga:  BAHAN BAKU UTAMA HELM

Sakit itu Ilmu
Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksakan, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit

Sakit itu Nasihat
Orang sakit mengingatkan yang sehat untuk jada diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.

Sakit itu Silaturrahim
Saat menjenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah

Sakit itu Penggugur Dosa
Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai Allah SWT sekaligus sedang diberi ujian. Tentu kalau diterima dengan sabar dan tawaqal akan merontokkan dosa-dosa

Sakit itu Mustajab Doá
Sesungguhnya doá orang yang sedang sakit adalah mustajab. Maka saat kita menengok orang sakit, disamping kita mendoákan, maka minta-lah doánya

Sakit itu salah satu keadaan yang Menyulitkan Syaitan
Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mau.

Baca juga:  Difteri

Sakit itu membuat sedikit tertawa dan banyak menangis
Satu sikap ke-insyafan yang disukai Nabi dan para makhluk langit

Sakit meningkatkan kualitas Ibadah
Rukuk – Sujud lebih khusyuk
Tasbih – Istighfar lebih sering
Bermunajat – Doá jadi lebih lama

Sakit itu memperbaiki Akhlak
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu

Dan pada akhirnya
Sakit membawa kita untuk selalu ingat akan KEMATIAN

(Visited 71 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account