Isyarat Ayat Allah Tentang Materialis

Isyarat ayat Allah tentang materialis

Oleh: Zifan Hasly El Borjav

وَقَالُوا إِنْ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

“Dan tentu mereka akan mengatakan (pula), hidup hanyalah kehidupan kita di dunia saja, dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan” [Al-An’am/6 : 29]

Allah gambarkan dalam ayat-Nya tentang sifat manusia yg tidak percaya terhadap kehidupan Akhirat.

Yang artinya Al Qur’an telah memberikan sinyal bahwa ada sebagian manusia yg bersifat materialis tidak meyakini ke-Ghaib-an, sebagaimana Faham Komunis yg berujung kepada Atheis (Ketidakpercayaan terhadap Tuhan).

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Komunisme

Padahal Allah menjadikan sesuatu Itu Tampak dan ghaib adalah sesuai dengan Fithrah Manusia.

kita buktikan secara Logis/Aqal …

Separah2nya komunis seseorang bahkan yg paling atheis juga akan percaya ke-ghaib-an tanpa ia sadari.

buktinya para komunis atau atheis menyekolahkan anak2nya di sekolah2 yg notabene ia tak menjaga anaknya 24 jam, artinya dalam waktu yg anaknya lepas dari pengawasannya adalah hal ghaib yg ia yakini, hal yg ia tak bisa  lihat dan rasakan secara langsung.

kedua , coba tanyakan kepada para atheis siapa yg melahirkan dia….  pasti jawabannya adalah ibunya…

Baca juga:  Komika Joshua Suherman Akan Dilaporkan Atas Tindak Pelecehan Agama

padahal seorang atheis tidak akan bisa membuktikan secara material atau empiris bahwa ia dilahirkan oleh ibunya, sebab ia tak melihat waktu dilahirkan dan  ia lupa rasanya waktu dilahirkan.

bahkan untuk mengetahui siapa yg melahirkannya dan siapa ibunya ia mendapat info dari pihak lain (Ayah, Paman dan keluarga lainnya).

sebagaimana kita ummat Islam yg meyakini agama kita secara sanad atau info dari luar dan merangsang fithrah manusia.

kalau kita mau teruskan…..  dari mana iya tahu bahwa org yg ia yakini sebagai ayahnya adalah ayah kandungnya? apa ia menyaksikan pada saat diproduksi? atau minimal apakah setiap penganut faham material, komunis, atheis pernah tes DNA? sebagai konsukwensi pemahaman yg ia anut untuk mencapai keyakinan itu.

****

Allah menjadikan sebagian ciptaaan-Nya berbentuk ghaib dan sebagian lagi terlihat/tampak adalah sebagai ujian untuk manusia.

Allah berfirman.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya”. [Al-Mulk/67 : 2]

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

Baca juga:  PENJELASAN AYAT-AYAT TENTANG PUASA

“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya” [Al-Kahfi/18 : 7]

Namun isyarat yg tersemat dalam ayat ayat -Nya (baik qauliyyah maupun kauniyyah), adalah jika manusia itu bisa percaya sesuatu yg ghaib dalam kehidupan baik itu berupa keadaan, makhluq lain atau berupa waktu MAKA sudah seharusnya, sepantasnya dan sewajibnya ia meyakini Allah sang maha Ghaib yg mengatur semua keghaiban dan ketampakan.

 

 

(Visited 168 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account