Jumhur, Syahganda, Anton, Dipermalukan Lewat TV, Netizen; “Gilaaa..! Djoko Tjandra Aja Gak Diborgol”

Hukum Nasional Pengetahuan Politik Sejarah Top News
Spread the love

JAKARTA – Sebuah kalimat yang sangat menginspirasi dari seorang “Bapak Bangsa” dan juga seorang dianggap sebagai legenda bangsa Indonesia, baik dalam hal kepandaian maupun dalam kehidupan kisah cintanya dengan sang istri, Ainun. Sebuah kalimat dari mantan Presiden Indonesia, Baharuddin Jusuf Habibie atau akrab disapa Habibie, mengatakan bahwa, “Penjara Adalah Tempat Para Kriminal, Bukan Bagi Orang Yang Berbeda Pandangan Politik” ucap BJ Habibie dalam tampilannya di Indonesia Lawyer Club, 16 April 2020 lalu.

Perlakuan terhadap tiga orang aktivis yang ditangkap Polda Metro Jaya, dianggapo sebagai sebuah penghinaan, karena perlakuan pihak kepolisian yang mempertontonkan mereka ke hadapan publik dengan menggunakan pakaian oranye, pakaian khas milik tahanan, dengan tangan diborgol dianggap sebuah penghinaan dalam sebuah demokrasi.

Tentu saja hal itu menjadikan netizen marah dan merasakan jika tidak ada keadilan yang diperlihatkan oleh para penegak hukum. Netizen membandingkan bagaimana perlakukan kepada seorang tahanan kasus korupsi, Djoko Tjandra yang bebas lenggang kangkung ditemani para petugas melihat-lihat kondisi sel yang akan ditempati.

Gilaaaaaa djoko tjandra aja kagak diborgol...” @PineksoRoyi1

“Beda perlakuan sama koruptor kelas kakap joko tjandra datang ke kejaksaan ngak pake borgol sama baju orange…” @kang_sadoet

Ini penghinaan trhadap rakyat & demokrasi. Aktivis politik diperlakukan bak kriminal & koruptor dg tangan diborgol. Bukan sperti ini cara menghadapi perbedaan pendapat.” @SirianaGde

Saya sedih dan menangis melihat @syahganda dan @jumhurhidayat dkk dipertontonkan ke muka umum seperti teroris. Mereka berdua ada jasanya dalam perjuangan reformasi. UU ITE tidak tepat diperlakukan begitu, bahkan untuk kasusnya juga tidak tepat disangkakan.@AndiArief__

Baca juga:  Malumologi: Ada Perilaku Memalukan Akibat Tidak Tahu Malu

“Saya tidak dekat dg Syahganda dan sekadar tahu nama Jumhur. Tetapi membayangkan mereka sebagai orang-orang kriminal, rasanya jauh sekali. Mereka bicara tentu krn peduli negaranya. Pasal2 terkait penghinaan di UU ITE harusnya dicabut @officialMKRI.@didiklpambudi

Pada masa Jayabaya berkuasa, tidak ada hukuman badan bagi para perusak nama baik; hanya hukuman denda (perdata). Sepahit apa pun kata-kata memang selayaknya dibalas dg kata-kata; diberikan sanksi denda kpd para pemitnah. Jika kata dibalas mata, maka dunia ini segera buta.

Sok bilang karna menyebar hoax , kurang kali diskripsinua karna hoax dan bersebrangan maka dtangkap. Kalau hoax tapi sejalur gak akan dtangkap. Ya Allah kayak gini bgt ya yg ngaku demokratis dan pancasilais.” @RidwandKartika

Wartawan yg meliput pasti tidak kenal, tidak faham, siapa belio berdua. Bang Syahganda mantan wartawan juga, aktifis reformasi.. Bangkit dan berjuang..@safrudintatv

Kpd kawan2 setanah air, aktivis atau bukan, tua muda, laki perempuan, mari kita galang solidaritas kita untuk @syahganda@jumhurhidayat dan Anton Permana. Prbedaan pndapat tdk boleh dsikapi dg mmenjarakn org. Kecuali konstitusi sdh kalian buang ke comberan. Sila RT.” @SirianaGde

Astafirullah, negara kta dibwa kmbli kezaman djahilliyah stlh beribu2 tahun nabi & rosul kta membawa umat kezmn yg terang benderang tp dgn 1 rezim sja kita spt kmbli kezmn gelap,dmn perbedaan pendpt & kritik dianggap sbgi dosa bsr, sdgkn korupsi,kolusi & nepotisme dianggap berkah.” @BROTOYUDHO4

IMHO…mereka sprti sedang berusaha keras utk menakut2i siapa pun …yg bersebrangan. Semakin dipertontonkan…semakin ingin dianggap pihak yg tak terlawankan…@malyra19

Baca juga:  Hasil Investigasi di Lingkungan Pendidikan Jatim: Siswa Lamongan Tidak Pernah Menulis Surat ke Ahok

“Saya ga kenal sama semua yg ada dsitu, tp benar2 keterlaluan perbedaan pendapat diperlakukan seperti itu, dengan kasus yg sama apa kabar deni siregar, abu janda, ade armando, dewi tanjung.” @Dejavuu33

Saya pun dulu diperlakukan seperti ini walau akhirnya pengadilan tinggi menyatakan saya tidak bersalah.. Jadi.. tangkap dulu, permalukan dulu, jatuhkan mentalnya.. benar salah urusan belakangan@ekowboy2

aktivis dibuat gini biar ada efek jera agar tak ada lagi yang berani lawan pemerintah, pelajar diancam di DO, dikeluarkan dari sekolah, dan diberi catatan kriminal. pekerja diancam PHK tanpa pesangon. inilah wajah pemerintah dan aparat kita sekarang.@ahayarahadinat1

Kejam kali kalian polisi kepada aktivis politik! Mereka bukan koruptor atau penjahat kriminal.@DonAdam68

Ya Allah satu persatu aktifis yang kritis dibungkam sm rezim jokowi. Seolah kita oposisi ini salah semua & mereka pendukung pemerintah aja yg bener. Lindungi kami ya Allah.@maylanitra

(Visited 887 times, 2 visits today)

2 thoughts on “Jumhur, Syahganda, Anton, Dipermalukan Lewat TV, Netizen; “Gilaaa..! Djoko Tjandra Aja Gak Diborgol”

  1. . Kenapa mau ya.. Mgk ada intimidasi atau paksaan kah?… Kriminal pidana beda dengan seorang tahanan politik… Semoga si mukidi akan mengalami hal yang sama jika nanti jatuh.. yg bersuara lantang diperlakukan spt kriminal. Ngalah2in Orba ini mah. https://t.co/WvGELOdqdn

  2. Memang tak dapat dipungkiri jika di era kepemimpinan Presiden SBY stabilitas politik dan penegakan hukum di negeri ini dapat berjalan dengan baik yang mana kepemimpinan beliau mampu meminimalisir kegaduhan dan gejolak dihadapan publik yang tentunya berbanding terbalik 180 derajat jika dibandingkan dengan kepemimpinan era rezim saat ini yang cenderung lucu bak boneka bermuka tebal berkuping tipis.

Tinggalkan Balasan

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify Google Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Google Login to work

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *