Mendagri Sebut, Warga Tidak Terdidik Malas Pakai Masker & Anggap Covid Hoaks, Netizen Sindir Yang Goyang Ubur-Ubur, Minum Jamu, “Bikin Corona Takut”, SIAPA ???

Hiburan Kesehatan Nasional Politik
Spread the love

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menyinggung masyarakat yang masih suka tida mengenakan masker dan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah agar selalu waspada dengan penyebaran virus corona, sebagai masyarakat yang tidak terdidik dan kurang mampu.

Di negara yang majority low class, yang tidak terdidik, kurang mampu, jangankan meminta memakai masker, bahkan ada dikatakan COVID hoaks, konspirasi, dan lain-lain. Ini tidak gampang,” kata Tito dalam webinar ‘Strategi Menurunkan COVID-19, Menaikkan Ekonomi’, Minggu (20/9). (kumparan).

Rupanya ucapan Tito ini langsung mengundang reaksi warga lainnya, terutama netizen yang tentu saja masih ingat bagaimanak perilaku dan ucapan pihak pemerintah di awal masuknya virus corona di Indonesia.

Yg pertma kali anggap remeh Korona itu kalian, para elit, dari presiden hingga ke menteri2nya, termauk musisi itu. Bukan yg kamu sebut “low class”. Maaf ya, saya panggil kamu itu kamu, bukan pak, krn saya lebih tua n sy tersinggung, gung banget!!!” tulis pengguna sosmed twitter @mkusumawijaya

Bukannya kalian jg yg ngatain bisa sehat dengan sendirinya, belum lg dengan minum jamu dan izin yg berbelit… Jd siapa yg low class itu?@gietwitt

Sepertinya bapak lupa sama pernyataan pejabat lingkar istana saat pertama kali covid ada.” @4d_h1m

Di negara yang majority low leadership, yang, terdidik, kurang mampu, jangankan meminta memakai masker, yang ada cuma dicandain aman karena makan nasi kucing, minum jamu, pke kalung dan lebih bangsat ngecandai kotanya yg ngeri dgn zona merah dibilang karena bazis partenya.” @JoeHans05077820

Baca juga:  Di Datangi Tim Relawan Sudirman said & Tim Dokter Perduli, Warga Korban Banjir Rob Rela Antri

Apakah org ini yg tito maksud?@anakRantau1453

Tito sendiri pejabat low class mentality…belum lgi Si Mfud, Si Luhut, Si Menkes,bahkan Jokowi jga meremehkan Pandemic ini…sekarang Si Tito nyalahkan publik…Ta****…ingat..! 59.Negara blokir WNI.ulah siapa..?@Amran47117816

Kabar bohong, teori konspirasi tak ada kaitan pasti dengan kelas2an. Yg kena korban teori konspirasi banyak middle class terdidik, bahkan profesor. Yg pertama anggap enteng virus ini malah high class seperti presiden dan menteri.” @irmanabd

lah yang ngajarin kan petinggi2 negara? yg katanya corona ga bakal masuk indo, solusinya rajin minum jamu aja, goyang ubur2 aja, corona cuma isu buat meresahkan masyarakat, dll yg ga kehitungan. abis itu enak banget nyalahin rakyat segala pake bahasa low majority class.” @SalimFarrah

Jarang baca news global nih Tito Karnavian, di USA yg masyaratnya berpendidikan dan income tinggi aja, bnyk juga yg percaya Covid konspirasi, efek dari presiden Trump yang jg remehkan Covid19. Sama dng disini, jadi tergantung leadershipnya.” @george_loyd79

Siapa dulu dong yg sejak awal nyontoin? Nganggap Covid dagelan, menghadapinya cukup pake jamu & tik tok?@KangTaufiqNew1

Yang pertama kali bilang C19 gk bakal masuk Indonesia itu golongan manusia apa,boss? Manusia miskin akal ato miskin pikiran.@MironovaVallya

Baca juga:  Netizen ; "Politisi Divaksin Duluan, Kalau Aman Selamat, Jika Gagal Negara Terselamatkan"

Hahaha dia ga sadar lagi menghina dirinya sendiri dan menghina rezim yg berkuasa saat ini… Wallohua’lam.” @HidayatPrnm

Bahkan masih segar dalam ingatan kita, ketika Gubernur Anies Baswedan yang ingin Jakarta di Lockdown untuk mencegah penyebaran virus, namun mendapat tentangan dari pemerintah pusat. Hingga dimunculkan istilah PSBB.

Bahkan sempat terjadi “sebuah cerita sinetron” dimana tiba-tiba dikabarkan tiga wanita di Depok positif terkena virus corona, namun berhasil disembuhkan, bahkan mendapatkan hadiah dari Presiden Joko Widodo berupa paket jamu.

Belum lagi dengan “kisah” Corona hilang dengan goyang ubur-ubur, Corona takut masuk Indonesia, karena urusannya berbelit-belit, dan masih banyak lagi lainnya.

Termasuk dengan foto yang dijadikan pengantar berita ini, dimana para jajaran pejabat pemerintah yang sedang berfoto bersama dalam acara “Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020” di Bali yang diselenggarakan oleh Kementetrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, tanggal 21-22 Agustus 2020 lalu. Dimana para menteri terkait berfoto tanpa menggunakan masker.

(Visited 157 times, 3 visits today)

Tinggalkan Balasan

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify Google Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Google Login to work

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *