Ditanya Syahganda, Pilih Selamatkan Konglomerat Atau UMKM Saat Pandemi, Gatot Nurtmantyo Pilih UMKM

Bisnis dan Ekonomi Nasional Politik
Spread the love

JAKARTA – Pergerakan KAMI yang menghimpun berbagai tokoh nasional, semakin laju, sebagian warga daerah di Indonesia, satu persatu mengumumkan terbentuknya cabang-cabang KAMI di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu kehadiran tokoh-tokoh nasional dalam deklarasi yang dilakukan oleh KAMI di berbagai daerah, sangat ditunggu, salah satunya adalah mantan Panglima TNI, Jenderal purnawirawan Gatot Nurtmantyo.

Selama ini Gatot memang dikenal sebagai pribadi yang baik, berbagai tindakan dan ucapannya cukup membuat warga Indonesia memberikan nilai positif untuknya.

Hingga tidak mengherankan jika muncul berbagai perkumpulan dan grup di sosial media yang ingin mengusung Gatot sebagai presiden republik indonesia berikutnya. Namun tentu saja banyak juga yang belum tahu bagaimana pendapat dan langkah yang akan diambil Gatot berikutnya terkait dengan kondisi bangsa ini saat ini.

Salah satu tokoh muda yang cukup dikenal di kalangan para akademisi maupun pergerakan, Syahganda Nainggolan, mencoba menanyakan kepada Gatot ketika sedang melakukan perbincangan melalui sosial media WhatsApp.

Baca juga:  Pemilik Rumah Makan Minta Maaf Kepada @SatpolPP_DKI Usai Sebar Hoax Di Instagram, Berikut Videonya

Alhamdulillah barusan saya tanya WA Call, Pak Gatot Nurmantyo pilih nyelamatin Konglomerat atau UMKM jika melihat pandemi & krisis saat ini? Jawabnya, UMKM, karena di sana 90an % nasib rakyat. Umkm & sektor kesehatan harus jd fokus penyelamatan ekonomi nas. #KAMIBergerak.” tulis @syahganda melalui akun twitternya.

Saat ini kondisik ekonomi bangsa memang bisa dikatakan sudah sangat sulit, banyaknya pegawai yang terpaksa harus dirumahkan, dan di sisi lainnya kebutuhan ekonomi keluarga tetap harus terpenuhi, hingga akhirnya banyak yang mencoba bangkit melalui usaha-usaha kecil di rumah yang kemudian di jual secara door to door, baik secara angsung maupun lewat sosial media.

Banyak UMKM yang sudah lebih dulu muncul, ambruk karena merugi, terutama di bidang pertanian dan hasil perkebunan lainnya. Sementara pemerintah sendiri sepertinya tidak memberikan solusi untuk menjaga mempertahankan keberadaan mereka.

Baca juga:  Deklarasi KAMI NTB Berjalan Mulus, Panitia Mengemas "Deklarasi Wisata Kuliner KAMI" Di Kota Mataram

UMKM sendiri dianggap sebagai salah satu pilar terkuat ketika Indonesia dilanda krisis ekonomi pada tahun 1997/98 lalu, dimana harga dollar naik, yang mengakibatkan banyak pengusaha besar kolaps. Namun tidak dengan UMKM yang ternyata begitu kuat dan mampu menjaga kondisi perekonomian secara nasional, tidak terjatuh dalam jurang kemiskinan yang lebih dalam.

(Visited 1.079 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify Google Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Google Login to work

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *