Sebut Pengkritik Partainya Orang Bodoh, Fahri Hamzah Diserang Netizen

Politik
Spread the love

JAKARTA – Partai Gelora yang baru saja mendapatkan pengesahan sebagai salah satu partai yang akan ikut dalam pemilihan umum berikutnya, kini mulai menuai kontroversial, karena secara terang-terangan dan terbuka mendukung, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, anak dan anak mantu Presiden Joko Widodo yang akan bertarung dalam pilkada di Kota Solo dan Kota Medan.

Beragam komentar yang ditujukan kepada partai yang berisikan para “mantan” anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan diketuai Anis Matta, mantan Presiden PKS. kebanyakan komentar yang masuk bernada miring, karena dianggap partai ini telah ikut mendukung terciptanya dinasti politik.

Namun rupanya Fahri Hamzah, salah satu pendiri partai, tidak tahan dengan tudingan dan serangan yang dilakukan oleh para netizen. Bahkan saking kesalnya, Fahri mengatakan jika yang mengkritisi kebijakan partainya adalah orang bodoh.

“Dalam negara demokrasi tidak akan terjadi dinasti politik sebab kekuasaan demokratis tidak diwariskan melalui darah secara turun temurun. Tapi dia dipilih melalui prosesi politik, orang yang masuk prosesi politik itu, belum tentu menang dan belum tentu juga kalah,” kata Fahri dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9).

Bahkan Fahri menilai kelompok tersebut tidak paham konsep politik dinasti. “Akhirnya jadi percakapan di pingggir jalan, percakapan orang yang tidak berkualitas. Jadi orang bodoh itu, tidak hanya di istana, tapi juga di pinggir jalan karena tidak berkualitas,” ucapnya.

Fahri juga menuding jika yang menuding adalah orang yang sakit hati dan membenci Jokowi, “Jangan karena kemarahan kepada seseorang, lalu mencomot terminologi yang tidak bisa kita pertanggungjawabkan di hadapan dunia akademik dan juga di hadapan Allah SWT,” ucapnya.

Baca juga:  Bila Titiek jadi Ketua Umum... Akankah Golkar Kembali Asli

Rupanya tudingan “orang bodoh” Fahri Hamzah yang ditujukan kepada pengkritiknya, mendapat sahutan dari salah satu tokoh sosial media, Muhamad Said Didu.

Bung @Fahrihamzah yth, saya tetap berpendapat bhw penguasa yg mencalonkan keluarganya utk posisi jabatan politik saat masih berkuasa adalah perwujudan dinasti politik. Biarlah saya dan yg berpendapat demikian anda cap sebagai orang bodoh. Selamat dg “arah barunya“. tulis Said Didu, melalui akunnya @msaid_didu. Dan rupanya Saiddidu, mendapat dukungan dari netizen lainnya.

“Sebenarnya sah sah saja dukung rezim Jokowi membangun dinasti politik. Artinya ikut nikmat dukung rezim pembenci ulama, dan pro oligarki. Yang goblok sih tentu yang percaya Fahri Hamzah sebagai pembawa arah baru.” @syahganda alias Syahganda Nainggolan

Arah baru, kirain arah mana, ternyata arah istana juga, mbulet amat ya.” @andsis999

Bapaknya emang hebat… baru diajak ketemu sekali aja si bang FH langsung berubah pemikiriran… kalo ngomong udah kaya orang bener aja bang FH ini dulu..@caneeok

Suka suka entelah @Fahrihamzah mendefinisikan Dinasti Politik. Tapi biasanya, POLITISI itu selalu mencari pembenarannya sendiri, demi kepentingan Politiknya.. Norma dan etika politik pun diabaikan. Yang tdk sependapat dengan ente dianggap Bodoh & Tak Berkualitas…@yusuf_iye

Omongannya politisi biasa spt itu sok paling tau sok paling pintar teori dan terapan berbeda ujung2nya cuma cari jabatan dan cari dana partai belum apa2 sdh spt itu gak bakal laku gelora cuma bikin muak krn tdk ada bedanya dg partai yg sdh ada saat ini jng berimajinasi Fahri.” @Samtelo6

Baca juga:  Ahok Ingin Jadi Presiden, Netizen; "Mantan Napi, Punya SKCK ?"

Isinya gak separah judulnya sih, tapi tetap aja om @Fahrihamzah terkesan seperti menunjukkan kesombongannya Emang partai digital sesekali perlu hal-hal yang sensasional, kayak PSI.” @izzuddinalhfzh

Dicap bodoh masih lebih baik ketimbang merasa pintar tapi berada di pihak yang menimbulkan kerusakan.” @Yusriza45937310

Gpp kalo dianggap bodoh karena berbicara soal “Dinasti” atau semacamnya. Tetap arah lama (sesuai prinsip), yakni tidak mendukung dinasti. Arah baru tak selamanya lurus kan ???.” @NiaArmiani17

Sombong banget nte @Fahrihamzah ….nte ngeles ngeles aje kaga usah sombong bilang orang bodoh….azazil itu di usir dari surga gegara somboh bro.” @ImranAbang

Yang diperjuangkan politisi ujung2nya adalah kekuasaan untuk dirinya. Bagaimana memperolehnya? Kalau tidak lengserkan penguasa, ya jilat penguasa.” @5915f1eb08f04bd

Idealisme@Fahrihamzah selama ini akhirnya cuma sebatas Onani Politik.” @sholeh125

Kalau saya bilang penguasa yang mencalonkan anggota keluarga untuk jabatan kekuasaan rakus kekuasaan.” @INDOTEKH

Sempat terpikir dan mengikuti alur arah baru dan hampir terpincut… alhamdulillah ternyata kedok terbuka…@HumanKhalaf

Semakin @Fahrihamzah mengatakan orang lain bodoh, maka semakin tidak berkualitaslah dia...” @armen_zainal

(Visited 296 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify Google Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Google Login to work

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *