Apa kabar shalat saya ???

Top News

Copas fb pak Devi’d Aryanto Abu Zaidan

Sudahkah ia mampu menggetarkan langit?

Sudahkah ia mampu menjaga saya dari perbuatan yang tidak Allah Ridha?

Apa kabarnya shalat saya?

Saya sudah shalat, tapi mengapa hati saya sempit. Mudah tersinggung?

Saya sudah shalat tetapi mengapa shalat saya tidak bisa membuat saya menjaga ucapan saya?

Saya sudah shalat namun mengapa selalu saja masih terlintas pikiran negatif tentang orang lain?

Apa kabarnya shalat saya?

Mengapa sujud saya tidak membuat saya menjadi orang yang rendah hati? Saya masih saja merasa paling hebat?

Mengapa ruku’ saya tidak membuat saya mampu untuk memaafkan orang lain?

Lalu, kemana shalat saya? Mengapa saya masih dengan mudahnya membuka aib saudara saya sendiri?

Baca juga:  Partai Gelora Indonesia Bisakah Bergelora?

Apa yang salah dengan shalat saya?

Mengapa ia tak mampu menjaga saya?

Jika kelak amalan shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab, jika ia baik maka baik seluruhnya maka bukankah shalat itu harus menjaga saya dari perbuatan yang tidak Allah senangi?

Duh, jangan-jangan shalat saya hanya penggugur kewajiban, jangan-jangan ia hanya gerakan tanpa ruh. Ia tak mampu menggetarkan Arsy.

Duhai diri…jika harus ada yang engkau perbaiki dalam dirimu, maka perbaikilah terus shalatmu. Sampai kapan? Sampai shalat itu mematikan keinginannmu akan dosa. Sampai kapan? Sampai maut Juli 2020

Wallahu a’lam bish-shawab.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *