Helaaaww….. Dimanakah Orang Terkaya di Indonesia Saat Melawan Corona ?

Helaaaww….. Dimanakah Orang Terkaya di Indonesia Saat Melawan Corona ?

Helaaaww….. Dimanakah Orang Terkaya di Indonesia Saat Melawan Corona ?

Oleh : Eneng Humaeroh, MA

Aksi-aksi kemanusiaan terus mengalir tidak terbendung. Seluruh lapisan masyarakat terus menggalang bantuan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak langsung dari bencana wabah covid-19. Ada yang membagi-bagikan masker, ada yang memberikan paket sembako kepada warga, ada yang memberi makan siang untuk para dokter, para ojol atau penyemprotan disinfektan baik rumah-rumah warga ataupun fasilitas umum. Semua dilakukan dengan bergotong royong, taka da komando khusus tak ada perintah, tapi nilai-nilai kemanusiaan telah mengetuk hati dan menggerakkan setiap tangan dan hati untuk membantu sesama.

Tetapi ada pula yang berbisnis, memanfaatkan situasi dan kondisi saat ini, bisnis membuat menjahit masker atau produksi disinfektan dan hand sanitizer, sebab barang-barang ini belakangan tiba-tiba menghilang dari pasaran. Kebutuhan warga sangat tinggi. Itulah negeri Indonesia, tentang gotong royong atau kreatifitas jangan diragukan lagi, pasalnya sudah terlatih menjalani hidup dari bencana ke bencana. Tapi bencana kali ini sungguh tidak bisa dilakukan hanya dengan bergotong royong seperi ini. Dan itu dilakukan oleh lapisan masyarakat kelas bawah sedikit menengah. Dan yang aneh pemerintah membuka rekening bantuan dari warga, bingung ya pembaca?

Lalu, apakabarnya orang kaya dinegeri ini? Tentang orang kaya ini padaa saat wabah corona makin banyak merenggut korban tidak terdengar dengan gagahnya dalam melakukan aksi kemanusiaan, padahal beberapa waktu lalu Capgemini merilis World Wealth Report 2019, menyajikan data kekayaan di seluruh dunia berdasarkan perhitungan tahun 2018. Orang-orang orang tajir itu disebut high-net-worth-individual (HNWI) atau individual dengan kekayaan tinggi. Indonesia? Ternyata Indonesia berhasil masuk urutan 23 besar di daftar ini dengan populasi orang terkaya sebesar 129 ribu. Kabarnya 4 orang tajir itu setara harta 100 juta harta orang miskin.

Baca juga:  Sebelum terlambat, pastikan berani berpihak kepada KEBENARAN

Terbayang ya? Berapa duit mereka. Tapi tidak terdengar aksi mereka dalam perang melawan corona yang makin hari makin merebak. Mungkin mereka bersembunyi di rumah-rumah megah mereka, atau mereka sedang megap-megap measakan ketakutan yang sangat takut tertular virus ganar ini. Bahkan beberpa berita yang menyampaikan ada orang kaya menyumbang segitu M. tapi daftarnya ada 129 ribu….. kemahakah mereka?

Data yang dilansir dari warta ekonomi, bahwa harta sepuluh orang terksya di Infonesia tercatat 1.239,71 Trilyun, berapa jumlah total jika kita jumlahkan dari 129 ribu orang kaya itu ? bisa jadi jumlahnya melebihi dari dana APBN kita. Seandainya mereka menyumbangkan 10% saja dari harta kekayaan para tajir itu virus corona tentu bisa dihadang dengan segera. 10% dari 1.239,71 Trilyun, 123,971 dan itu baru dari sepuluh orang tajir saja. Sedangkan kami hanya mendengar lima orang kaya menyumbang untuk melawan wabah corona sebesar 52 M, tapi kami memdengar orang kaya di Afrika saja menyumbang 912 M. masih jauh angkanya ya?

Kami masyarakat miskin perkotaan, kami masyarakat miskin perdesaan, kami yang buruh harian, kami yang hidup dari keringat harian yang bercucur, kami yang keseharian makan saja kurang, kami yang bekerja hanya cukup untuk makan saja kini harus menanggung efek langsung dari wabah corona. Dan kami sungguh tak tega dan menahan laju air mata bukan karena hanya bingung dan menahan lapar, tapi kami sedih karena para dokter, para professor, para pilot yang berdiri terdepan menghadang ganasnya virus corona terus berguguran. Tidakkah kalian melihat bahwa hanya di Indonesia jumlah dokter yang meninggal karena virus corona lebih tinggi dibandingkan Negara manapun.

Baca juga:  Habis Pohon Plastik Terbitlah Tong Sampah Plastik. Ahoker Sedang Perlihatkan Kedunguan atau "Grand Design" Pengelolaan Isu?

Wahai kalian orang kaya di Indonesia, kami mengetuk pintu hati kalian, jangan hanya menumpuk harta semata di negeri besar nan kaya ini, tapi berbagilah, berbagi untuk memerangi wabah ganas ini, agar kalian kami kenang sebagai pahlawan, agar kami bisa merasakan kasih sayang kalian. Jangan sampai dikatakan kalian melindungi kami yang miskin agar bisa hidup dengan wajar, dan yang kami miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya.***

(Visited 45 times, 1 visits today)

Cinta Rahwana

leave a comment

Create Account



Log In Your Account