Lagi susah? Syukurin

Lagi susah? Syukurin

Oleh : Felix Siauw

Tahu ini: “لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ”, ayat ini populer sekali, bahkan ayah saya hafal, “La-in syakartum la-azidannakum”: “Jika kamu bersyukur, pasti Aku tambahkan padamu”, sangat jelas

Yang jarang orang tahu, ayat ini turun pada Bani Israil, justru ketika keadaan mereka sedang sangat sulit. Ketika mereka harus bertahan hidup di kejamnya kondisi padang pasir

Mereka telah melewati banyak hal, perbudakan paksa, mereka menyaksikan anak laki-laki mereka disembelih, sampai lolos dari kejaran Fir’aun dan tentaranya yang dihempas laut

Tanpa tempat kembali, atau naungan yang jadi pelipur, justru terik matahari di tengah tandusnya padang pasir, sedang panjangnya jalan belum ada yang pasti, ayat ini turun

Allah katakan “Bersyukurlah”. Yang andai saya disitu, hal pertama yang akan saya protes adalah: “Hal mana yang harus disyukuri?”, sebab justru yang ada adalah episode demi episode hal buruk, yang masih terus berlanjut

Baca juga:  Rakyat dan perlawanan "Dua jari'

Tak mudah menjadi Bani Israil. Kita terkadang membaca cerita mereka, berpikir kenapa kok bisa mereka melakukan banyak penyimpangan, padahal ada Musa dan Harun bersama mereka, kini kita tahu mengapa

Tak semua orang mampu bersyukur, padahal syukur adalah hubungan pertama antara hamba dengan Tuhannya. Karena itu Al-Fatihah diawali dengan “Alhamdulillah”, syukur

Apa yang paling harus disyukuri? IMAN. Sebab tak semua diberikan, tak semua dihadiahkan, bahkan tidak Abu Thalib. Padahal IMAN ini yang membuat semuanya berbeda

Persis di masa pandemi ini, jiwa kita dikuras tiap harinya, melihat angka kematian yang bertambah, menyaksikan orang-orang yang putus asa menghidupi keluarganya

Tanpa IMAN, mungkin saya sudah tak sanggup, lebih baik masabodo dan mulai peduli hanya ke diri sendiri, karena makin banyak kita peduli, makin susah hidup kita

Baca juga:  Prabowo selvie dengan Jokowi. Koq hatiku hancur berkeping?

Syukur, sebab Allah masih percayakan IMAN, yang dengan itu kita bisa melihat musibah dengan sudut pandang lain, percaya bahwa bila kita sudah melakukan yang terbaik, maka Allah pasti akan mengurus kita

Ohya, di ayat itu, Allah tak minta kita pikirkan, bagaimana cara Allah menolong kita. Tugas kita hanya bersyukur, lakukan yang terbaik, Allah yang urus sisanya. Syukurin Aja

Syukur

#Alhamdulillah

(Visited 21 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account