Mereka lebih membutuhkannya

Mereka lebih membutuhkannya

Oleh : Tere Liye

Kalian punya masker berapa di rumah? 1 kotak isi 50? 2 kotak? Mungkin masih welcome. Stok jaga2.

Tapi jika kalian punya 2.000 kotak. Isi 50, itu total 100.000 masker. Buat apa, heh? Mulut kalian cuma satu, kok nyimpan masker ribuan. Ow, buat dijual lagi dengan harga pesta pora. Dulu belinya cuma 1.000 per masker, sekarang bisa dijual 15.000 per masker, mantap, kalian untung 14.000 per masker. Alias horay, sekali pukul, kalian bisa menikmati keuntungan 1,4 Milyar. Hanya hitungan hari. Kalian bisa beli mobil, rumah.

Tapi bedebah, kalian tahu tidak, ada 6 dokter sudah meninggal di negeri ini melawan Covid-19, ada lebih banyak lagi di negara2 lain.

Baca juga:  Realitas Infrastruktur Jalan Tol Indonesia

Kalian tahu tidak, mereka mulai kekurangan stok peralatan medis. Dokter, perawat, staf rumah sakit, relawan, dan ribuan petarung tangguh lainnya. Sementara mereka tiap hari berjibaku menghadapi virus ini. Mereka butuh peralatan perang, salah-satunya adalah masker. Pabrik2 terhenti, bahan baku terhenti, tidak mudah memproduksi masker ini.

Sementara mereka berguguran satu persatu, apa yang elu lakukan? Menahan stok masker di rumah elu, untuk menikmati keuntungan gila2an?

Dasar bedebah. Lu persis banget dengan pengkhianat2 negeri ini dulu. Yang saat Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Pattimura, dsbgnya hidup mati berjuang melawan penjajah, eh, elu di belakang asyik santai menikmati semua kemewahan, jadi penjilat, jadi bedebah.

Baca juga:  FPI-ku sayang, Negeri-ku malang

Dan saat baca tulisan ini, kalian tetap saja tersenyum cengengesan. Maka nikmatilah uang milyaran itu. Semoga itu membawa kebahagiaan dunia dan akherat buat kalian.

*penulis novel “Negeri Para Bedebah”

(Visited 23 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account