KUASA HUKUM 02 DIKALAHKAN OLEH PERSEPSI HUKUM BUKAN OLEH FAKTA HUKUM

KUASA HUKUM 02 DIKALAHKAN OLEH PERSEPSI HUKUM BUKAN OLEH FAKTA HUKUM

KUASA HUKUM 02 DIKALAHKAN OLEH PERSEPSI HUKUM BUKAN OLEH FAKTA HUKUM

Yang mulia majelis hakim tidak mendayagunakan kearifan intuitifnya untuk mengenali kondisi-kondisi perubahan yang sedang berlangsung. Dan tidak berani membuat terobosan hukum sebagai langkah awal untuk mengubah fungsi lembaga-lembaga hukum yang ada. Tidak mau memadukan sadar diri dan sadar lingkungan.

Kebenaran substansial harus dikorbankan demi kebenaran material. Sehingga menutup diri dari temuan dan inovasi di bidangg hukum. Mengkerdilkan dirinya sebagai teknisi-teknisi hukum.

Karena itu krisis yang sesungguhnya sedang terjadi di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya dan hukum, adalah Krisis Persepsi.

Frase kalimat yang digunakan majelis hakim ‘tidak ada dasar hukumnya’, ‘tidak terbukti ini dan itu’, ‘bukan wewenang mahkamah konstitusi’ dan sebagainya. Hal itu bukannya menggugurkan fakta hukum yang disampaikan kuasa hukum 02. Melainkan mengadu persepsi mahkamah dengan persepsi tim kuasa hukum.

Baca juga:  DARI MAHKAMAH KONSTITUSI MENUJU MAHKAMAH RAKYAT ?

Kuasa hukum 02 bukan dikalahkan oleh fakta hukum, melainkan oleh persepsi majelis hakim.[*

(Hendrajit)

(Visited 521 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account