Masih Trauma dengan Traktor Jokowi, Ponorogo Sambut Voorijder dengan Salam 2 Jari

Masih Trauma dengan Traktor Jokowi, Ponorogo Sambut Voorijder dengan Salam 2 Jari

Masih Trauma dengan Traktor Jokowi, Ponorogo Sambut Voorijder dengan Salam 2 Jari

SALAM DUA JARI DARI RAKYAT

✔PONOROGO PECAH YG KEDUA KALI…!
(Agi Betha)

Hari ini rakyat Ponorogo bergembira ria. Mereka berjajar di pinggiran jalan yg dilalui pak Jokowi. Anak2 sekolah, juga ratusan warga biasa, tak keberatan menunggu selama beberapa jam di jalanan. Yg penting bisa lihat pak Presiden.

Ketika sirine voorijder sudah berbunyi nguing-nguing, tanda mobil pak Presiden akan segera lewat, serempak warga berteriak sambil mengacungkan 2-JARI. Dua.. dua.. duaa..! Anak-anak sekolah menyoraki, mengacungkan 2 jari, sambil mengibarkan bendera merah putih kecil. Ada yg merekam video, dan sebagian lainnya jeprat-jepret ambil foto. Betapa nampak betul semangat rakyat memperlihatkan dukungan kepada Capres Nomor 2.

OOH.. rupanya mereka berkumpul bukan karena ingin melihat pak Presiden! Tapi justru ingin dilihat oleh Presiden bahwa masyarakat kompak memilih DUA. Betul-betul ini cara bersuara yg elegan dari rakyat Indonesia. Enak ditiru dan perlu.

Menurut warga, biar saja jika ada pihak yg mematangkan acara penyambutan dengan mengajak anak sekolah dan masyarakat menyambut Presiden. Karena warga sudah kompak mementahkan dukungan, dengan cara memperlihatkan dengan tegas bahwa Mereka Pilih Dua.

Baca juga:  Framing "Radikal" dan Upaya Kriminalisasi

Kejadian di Ponorogo ini telah disebarkan kemana2 lewat media sosial, oleh rakyat yg kini menjadi Pewarta bagi kegiatan mereka sendiri. Setiap dari warga kini menjadi Reporter, yaitu tukang melaporkan apapun kejadian penting di lapangan agar segera diketahui oleh warga di belahan kota, kabupaten, propinsi, dan pulau2 lainnya.

Ketika berita2 seperti ini tidak akan ditayangkan oleh media2 yg wartawannya bergaji, maka jurnalisme warga yg hanya bermodalkan keringat, kuota dan semangat, kini massive mengalahkan sebaran berita para jurnalis arus utama.

Itu adalah berita Jokowi di Ponorogo yg pecah hari ini. Pecah yg pertama, terjadi ketika pada Maret 2015 Jokowi mengatakan langsung di hadapan para petani bahwa ia akan bagi2 traktor ke petani Ponorogo. Rakyat tentu saja antusias, berbunga-bunga. Tapi setelah Jokowi pergi, traktor2 itu langsung diambil lagi. Dinaikkan ke atas truk tronton, ikut pergi.

Peristiwa itu menyebabkan nama Jokowi melegenda di Ponorogo sebagai presiden pembawa traktor tersingkat. Sebelumnya traktor diturunkan berjejer di sepanjang tepi jalan tempat acara berlangsung. Lalu Presiden pidato menyerahkan bantuan, wartawan ambil foto tentang kerja Presiden, acara usai, keperluan dokumentasi selesai, Presiden pergi, dan traktor dibawa lagi.

Baca juga:  Bila Titiek jadi Ketua Umum... Akankah Golkar Kembali Asli

Setelah peristiwa tsb sempat jd polemik yg meluas, tim dari pusat dibantu daerah akhirnya turun menjelaskan. Bahwa traktor2 itu bukan diambil lagi, tapi dibawa untuk dibagikan kepada seluruh petani di Jawa Timur.
Tapi apa hendak dikata, rakyat setempat sudah terlanjur kecewa. Yg ada di benak mereka kini, ingat traktor ingat Jokowi.

(Visited 325 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account