Pembangunan jalan tol adalah proses yang panjang dan rumit, bukan sekedar gunting pita dan selpih

Pembangunan jalan tol adalah proses yang panjang dan rumit, bukan sekedar gunting pita dan selpih

Pembangunan jalan tol adalah proses yang panjang dan rumit, bukan sekedar gunting pita dan selpih

UNTUK DIKETAHUI BERSAMA SUPAYA FAIR & BERIMBANG

Ternyata pembangunan tol trans jawa yang menjadi kebanggaan, sudah mulai dikerjakan dan sebagian kelar pada periode jabatan presiden sebelumnya. Yang terpenting lagi proses pembangunan jalan tol ternyata adalah proses yang panjang dan rumit, bukan sekedar gunting pita dan selpih, sebagaimana proses berikut :

1. Studi desain, kelayakan, survey, pemetaan dan gambar.
2. Pemetaan tanah, sosialisasi dan pelepasan tanah.
3. Pembebasan/pembayaran tanah dan  pematangan/pemadatan tanah, cut and fill.
4. Pengerasan, pembetonan dan aspal
5. Finishing, drainase, jaringan listrik
6. PERESMIAN, GUNTING PITA, MULAI OPERASIONAL

Dimaklumi saja jika ada yg numpang keren dan memanfaatkan moment tuntasnya pembangunan tol tersebut sebagai prestasi pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik sesaat, yang penting kita semua rakyat NKRI tahu dan cerdas bagaimana kebenaran dan realitanya.

Proyek Jalan Tol Trans Jawa

1. Cikampek – Palimanan (116 km), proyek PT. Lintas Marga Sedaya (konsorsium Indonesia-Malaysia, antara , PT. Utama Sedaya & Plus Expressway).
Investasi : Rp.12,6 triliun.
Volume kendaraan/hari : 27.501
Tanggal 13 Juni 2015, tol ini secara resmi dibuka.

2. Pejagan – Pemalang (58 km), proyek PT. Pejagan Pemalang Toll Road, anak usaha PT. Bakrie Tol Road.
Investasi : Rp.5,52 triliun
Volume kendaraan/hari : 15.773
Waktu pelaksanaan : 2011-2014
Mulai dibangun Juli 2014.
The concession for the road was held by PT Bakrie Toll Road, but in Dec 2012, the shares were sold to MNC Group.

Baca juga:  Politik Panggung Hiburan Kekanak-kanakan

3. Pemalang – Batang (39 km) proyek PT. Pemalang Batang Toll Road (konsorsium
PT Sumber Mitra Jaya, PT Langkah Hutama Perkasa, dan PT. Countryside Investment Corporation).
Investasi : Rp.3,82 triliun.
Volume kendaraan/hari : 15.566.
Waktu pelaksanaan : 2011-2014

4. Batang – Semarang (75 km) proyek PT. Marga Setia Puritama (konsorsium PT. Intsia Persada Permai, PT Bayuen Permatasari, & PT Karya Trampil Mandiri).
Investasi : Rp.7,21 triliun.
Volume kendaraan/hari : 14.827
Waktu pelaksanaan : 2011-2014
Initially the concession was owned by PT Bakrie Toll Road, in December, 2012, the shares were sold to MNC Group.

5. Semarang – Solo (73 km) proyek PT.Trans Marga Jateng (konsorsium PT Jasa Marga Tbk  dg PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah).
Investasi : Rp 6,21 triliun.
Volume. kendaraan/hari : 27.190.
Waktu pelaksanaan : 2010-2014.
Section E1, which is 11.3 kilometres (7.0 mi), was officially opened for commercial operation on Nov 12, 2011.

6. Solo – Ngawi (90 km) proyek PT Solo Ngawi Jaya (anak usaha PT Thies Contractors Indonesia, dari Australia).
Investasi  : Rp.5,14 triliun.
Volume kendaraan/hari : 9.842.
Waktu pelaksanaan : 2009-2014.
In July 2012, the land acquisition of the each section was about at 65%. Although the land acquisition is unfinished, construction of section 1 has begun.

Baca juga:  Penyembuhan penyakit melalui teknik TACMI : Terima, Akui, Cintai, Maáfkan, Ikhlaskan)

7. Ngawi – Kertosono (87 km) proyek PT. Ngawi Kertosono Jaya (anak usaha PT Thies Contractors Indonesia, dari Australia).
Investas : Rp.3,83 triliun.
Volume kendaraan/hari : 5.325.
Waktu pelaksanaan : 2011-2014. Mulai Dibangun tahun 2012

8. Kertosono – Mojokerto (41 km) proyek PT Marga Hanurata Intrinsic (mayoritas saham milik anak usaha PT Astra International Tbk, PT Astratel Nusantara, setelah menandatangani dokumen pengalihan atas 95% saham di MHI dari PT Natpac Graha Arthamas).
Investasi : Rp.3,48 triliun.
Volume kendaraan/hari : 18.570.
Waktu pelaksanaan : 2009-2014.
Nov 20, 2014, Section 1 was opened formally with a tariff of Rp 10,000 for small vehicles.

9. Mojokerto – Surabaya (36 km) proyek PT. Marga Nujyasmo Agung (konsorsium PT Jasa Marga Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, & pengusaha Moeladi).
Investasi : Rp.3,12 triliun
Volume kendaraan/hari : 22.002.
Waktu pelaksanaan : 2008-2014. Section IA, Waru-Sepanjang, 2.3 kilometres (1.4 mi), open since August 2011.

https://m.facebook.com/zeng.w.jian.35?fref=nf

(Visited 411 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account