Dari DEBAT Terakhir Jateng; Sudirman-Ida Makin Pegang Kemudi, Ganjar Planga-plongo dan Yasin yang Tidak Tau “PANSELA”

Dari DEBAT Terakhir Jateng; Sudirman-Ida Makin Pegang Kemudi, Ganjar Planga-plongo dan Yasin yang Tidak Tau “PANSELA”

Dari DEBAT Terakhir Jateng; Sudirman-Ida Makin Pegang Kemudi, Ganjar Planga-plongo dan Yasin yang Tidak Tau “PANSELA”

DEBAT TERAKHIR JATENG
by Zeng Wei Jian

Mata Ida Fauziyah masih sembab. Kemarin dia menangis akibat difitnah satu akun mesum. Fitnah dirilis di bulan suci ramadhan. Malam ini, dia harus tampil di sesi debat final. Dia perempuan hebat.

Paslon “absurd” Ganjar-Yasin tampil percaya diri. Keduanya agresif. Atraktif. Tengil dan Planga-plongo.

Ganjar masih gunakan diksi-diksi sok akademis. Royal kata. Minim esensi. Yasin, ah dia tidak semakin baik di debat terakhir ini.

Serangan Ganjar yang paling digoreng buzzer adalah soal izin perpanjangan proyek Geothermal di kaki Gunung Slamet. Ganjar mengira dia mengunci Sudirman Said di situ. Saking senengnya, dia ngetwit.

Buzzer koplaknya ikut seneng. Mengira sudah membuat Sudirman Said K.O. Eforia lupa diri. Di antara mereka bahkan ada yang berencana menjadikan Ganjar sebagai presiden, dan Ahok Wapresnya.

Proyek Geothermal ini bikin lingkungan rusak, pertanian terganggu dan rakyat teriak.

Baca juga:  ProDEM Kecam Keras Tindakan Represif terhadap Aksi HMI MPO

Canggih, Ganjar ngeles. Speed salvo kata-katanya cepat. Bikin orang lambat mikir silap. Tau-tau Sudirman Said yang salah karena tanda-tangan izin perpanjangan eksplorasi proyek itu.

Padahal, Pemda I dan II mengajukan rekomendasi. Menteri ESDM kirim tim surveyor. Bila analisa dan studi awal okay ya izin diteken. Eksekusinya di tangan pemda. Lalu alam rusak dan masyarakat menjerit. Ganjar salahkan Sudirman.

Aneh, yang diteken Sudirman Said adalah izin memperpanjang eksplorasi bukan izin merusak lingkungan.

Blunder kedua di tangan Yasin. Dia ditanya mengapa IPM Jateng di bawah Nasional. Dia menjawab IPM Jateng di atas Jabar. Nah, entah di mana korelasinya.

Blunder ketiga, lagi-lagi di tangan Yasin. Ida Fauziyah tanya apa konsep pembangunan “PANSELA”. Yasin jawab Raperda RT/RW & Zonasi, Solo, impor beras dll. Seingat saya, Solo ngga punya pantai. Bingung, apa urusan antara Pansela dan impor beras.

Pertanyaan diulangi. Yasin kembali ngalor-ngidul soal Karimun Jawa. Tak tentu arah. Karimun Jawa ada di sebelah utara. Kenapa pula disebut-sebut dalam bahasan seputar “Pansela”.

Baca juga:  Lagi lagi Mentri ATT/BPN RI Off Side ???

“Ya sudahlah,” kata Ida Fauziyah dengan nada frustasi. Harapannya pupus.

Dari slide adegan ini, kemungkinan besar Yasin ngga tau “pansela” itu artinya “pantai selatan”. Ya Ampun….!!!

THE END

(Visited 621 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account