Ini Dia Humor Cerdas ala Presiden Jokowi yang Tidak Jadi Lucu

Ini Dia Humor Cerdas ala Presiden Jokowi yang Tidak Jadi Lucu

Ini Dia Humor Cerdas ala Presiden Jokowi yang Tidak Jadi Lucu

Presiden Jokowi sebenarnya sering membuat lelucon-lelucon kecil yang membuat orang tertawa. Beberapa contoh seperti, “Jadi menurut saya… … … Nanti… Nanti!” ini lucu. Atau “… dari hasil pertemuan kami sepakat, besok puasa tetap berjalan…” ini lebih lucu dari yang pertama tadi. Ada juga “Itu… Anu… ” Sambil berlari menghindari wartawan. Sebagian lelucon tadi membuktikan Pak Jokowi juga bisa terlihat humoris.

Tentu dengan gaya bersahajanya Pak Presiden tidak akan kesulitan dengan humor yang lebih cerdas, diforum internasional. Dalam video yang akan kami share dibawah sebuah humor dibawakan Presiden.

 

(Versi bebas – red)

Indonesia beruntung karena rakyat punya selera HUMOR yang LUAR BIASA!

Contoh ekstrim; 14 Januari Ibukota diserang teroris. Sasaran sebuah Caffee, lalu terjadilah penembakan yang menyebakan 8 orang tewas. 4 warga sipil dan 4 teroris.

Masalah Ekstrimisme, Terorisme dan Radikalisme bagi kami sangat… sangat serius! Buktinya dalam 20 menit 2000 petugas polisi dan 1000 anggota militer langsung turung tangan. Saya dari Jawa Tengah langsung terbang dengan Helikopter untuk bisa ditempat kejadian.

Sosial media dalam 4 jam Trending Topic #KamiTidakTakut, bahkan sampai malam masyarakat masih heboh dalam perdebatan soal polisi mana yang dianggap paling tampan dan modis!

(GERRRR hadirin…)

 

Baca juga:  MASKOT JAKARTA BUKANLAH MONAS

Nah kalo yang ini versi asli;

Indonesia sangat beruntung karena rakyatnya punya selera humor yang luar biasa.

Saya beri contoh mungkin cukup ekstrim. Pada 14 Januari yang lalu Ibukota Jakarta diserang Teroris. Para teroris mencoba meledakkan bom disebuah caffee dan kemudian terjadi sebuah penembakan.

Serangan itu menewaskan 8 orang, 4 warga sipil dan 4 teroris.

Para Hadirin yang saya hormati,

Kami memandang ekstrimisme, terorisme, radikalisme dengan sangat serius. Dalam waktu 20 menit, sudah ada 2000 petugas polisi dan 1000 anggota militer ditempat kejadian itu.

Saya sendiri pada waktu itu baru pergi ke Jawa tengah dan saya menggunakan helikopter dalam waktu 4 jam setelah serangan itu untuk bisa berada ditempat kejadian.

Sementara masyarakat kita melakukan hal-hal yang saya kira sangat baik, mereka menolak di intimidasi, mereka menolak untuk takut.

Hanya beberapa jam setelah serangan trending hestek ditwitter Indonesia mengatakan #KamiTidakTakut (We are not Affraid).

Namun masyarakat kita malah lebih jauh bertindak. Pada malam hari setelah serangan media sosial seperti Facebook dan Twitter dipenuhi diskusi masyarakat Indonesia yang dengan bangga membahas bahwa polisi Indonesia lah yang paling tampan dan paling pintar berbusana…

(Tidak jadi GERRRR…)  😛

 

Baca juga:  Jokowi Melawan BAYANGAN Sendiri

Berikut Videonya;

 

(Thank’s to @RajaPurwa untuk Inspirasi tulisan ini)

 

 

 

(Visited 504 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account