Habis Pohon Plastik Terbitlah Tong Sampah Plastik. Ahoker Sedang Perlihatkan Kedunguan atau “Grand Design” Pengelolaan Isu?

Habis Pohon Plastik Terbitlah Tong Sampah Plastik. Ahoker Sedang Perlihatkan Kedunguan atau “Grand Design” Pengelolaan Isu?

Habis Pohon Plastik Terbitlah Tong Sampah Plastik. Ahoker Sedang Perlihatkan Kedunguan atau “Grand Design” Pengelolaan Isu?

Tidak sulit untuk mengetahui dari mana Pohon plastik itu berasal. Dari tahun berapa pengadaannya dan sejak kapan penggunaannya. Begitu pula dana yang dikeluarkannya, kapan tendernya. Semua terang benderang!

Jadi agak aneh jika yang melemparkan isu ini jadi “belagak bodoh” dengan melemparkan kesalahan pada Anies Baswedan. Dengan segala caci makinya dan kepura-puraan kagetnya.

Dibumbui dengan tender 8 Milyar dan 2,2 Milyar lengkap sudah isu yang bakal dilemparkan ke publik. Padahal mereka sendiri yang memberi bukti  dengan Screenshot tender 8 Milyar jelas sekali menyebut bukan untuk pohon plastik, melainkan kebun bibit dibeberapa tempat di Jakarta.  Begitu pula screenshot 2,2 Milyar adalah untuk pengadaan lampu hias pencahaan kota, yang dijelaskan Sandiaga Uno sebagai Beautification Asian Games ke-18.

Seharusnya semua jadi terang benderang Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat Iswandi dan juga Wakil Gubernur Sandiaga Uno menjelaskan bahwa Pohon Plastik tersebut pengadaan tahun 2017 dengan PDA 1,4 Milyar dan sudah dipasang berkali-kali untuk event-event tertentu.
Belum selesai soal pohon plastik ini, publik dibombardir isu Tong Sampah plastik yang harganya dianggap terlalu wah! Lengkap pula dengan bukti-bukti pendukung dan tidak lupa pula caci maki. Ternyata banyak bukti dan penjelasan jika Pengadaan Tong Sampah Plastik tersebut sejak masa Ahok yaitu tahun 2016.

Ada yang aneh disini, ada semacam Grand Design pengelolaan isu-isu yang harus dihembuskan dan dibuat viral. Ketekunan si pembuat isu “mengobrak-abrik” LPSE (Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik) sangatlah tidak mungkin sampai tidak mengetahui apa sebenarnya yang terjadi.

Baca juga:  Tuh Benar kan!!! Ahok Lagi jadi Korban!

Kenyataannya, untuk mengetahui kebenarannya tidak perlu setekun mencari kesalahannya. Dengan sejurus saja, mudah sekali membantah dan mengetahui bahwa tidak saja Pohon Plastik, tetapi juga Tong Sampah Plastik adalah hasil kerja Gubernur sebelumnya.

Dan mereka, para “Pengelola Isu” ini memang tidak butuh penjelasan, mereka hanya butuh isu ini viral dan menjadi entah semacam “ke-kagetan” atau “Lucu-lucuan” sehingga fokus publik terabaikan. Ada Grand Design yang sangat dahsyat bermain diranah publik, dan yang membuat bukan sekedar orang dungu yang tidak tahu apa manfaat yang bakal diperolehnya.

Sementara, sipembuat Grand Design isu ini memanfaatkan banyak orang “dungu” dari Die Hard Ahoker yang memang mudah sekali membenci Anies untuk terus ngotot dan berani bertempur dimedan “perang” opini meski terus-menerus terlihat dungu. Mereka ini orang-orang yang tidak sadar sedang dimanfaatkan.

Baca juga:  Felix Siauw; Mengadu antara Negara dan Agama, Seolah Kita Harus Memilih yang Satu dan Mengabaikan Lainnya adalah Narasi yang Berbahaya

Lain halnya dengan “pentolan”nya, yang cukup lempar isu ke publik lalu hilang tanpa perlu kebenaran, tanpa perlu membantah opini lawan. Cukup satu buah kicauan! Karena yang jelas, sasaran sudah ia dapatkan.

Sebenarnya mudah sekali ditebak!

(Visited 275 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account