Rekomendasi PA 212 dan Peluang Dukungan Penuh Pasangan Prabowo – Ahmad Heryawan

Rekomendasi PA 212 dan Peluang Dukungan Penuh Pasangan Prabowo – Ahmad Heryawan

Rekomendasi PA 212 dan Peluang Dukungan Penuh Pasangan Prabowo – Ahmad Heryawan

Membaca Remomendasi Persaudaraan Alumni 212 yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diadakan pada tanggal 29 Mei 2018 di Taman Wiladatika, Cimanggis, Depo, Mungkin tidak terlalu sulit.

Dalam Rakornas tersebut direkomendasikan 5 nama Calon Presiden  dan 9 nama Calon Wakil Presiden di Pemilihan Presiden 2019. Ke 5 orang Capres tersebut antara lain; Habib Rizieq Shihab, Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang, Yusril Ihza Mahendra dan Zulkifli Hasan. Dan 9 orang Cawapres adalah; Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Yusril, Anies Mata, Zulkifli Hasan, Eggy Sudjana, Ustadz Bachtiar Nasir, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Pada rekomendasinya tersebut PA 212 juga menyebutkan Syarat dan Kriteria calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia. Yang antara lain; Beriman dan Bertaqwa kepada Allah SWT, Laki-laki dan Baliq, WNI, Beragama Islam dan Berakhlakul karimah, Mampu mengatasi rasa lapar, Berkomitmen mengamalkan dan menegakkan Pancasila, Integritas dan keberanian, bekomitmen menjaga kesatuan dan persatuan, dan tidak pernah terlibat aliran sesat dan berpaham komunis.

Keluarnya rekomendasi ini tentu suatu langkah positif agar umat tidak lagi bisa diombang-ambingkan arah opini yang tidak jelas, apalagi Calon Petahana juga berusaha “membuyarkan” orientasi umat untuk lupa bahwa rezim ini jauh dari keberpihakan kepada Islam dengan membentuk Relawan Nasional 212 yang mirip-mirip dengan PA 212.

Baca juga:  KUALAT; Matinya Para Penghujat

Dalam kesempatan itu Persaudaraan Alumni 212 juga mengharapkan segera terbentuknya Koalisi Umat yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Keluarnya Rekomendasi PA 212 ini dirasa sangat tepat dan sebuah langkah cerdas. Rekomendasi ini bisa dikatakan sebagai “pembatas” untuk umat berspekulasi atas nama-nama calon Presiden dan wakil Presiden. Dengan begitu, umat tidak lagi “liar” untuk menelan banyak nama yang tentu saja bukan hanya membuat bingung, tapi juga membuat umat terpecah.

Rekomendasi ini juga bisa dikatakan sebagai “arah” bagi umat. Keluarnya nama Habib Rizieq tentu tidak serta merta membuat Prabowo tersingkirkan dari unggulan teratas calon Presiden. Apalagi PA 212 dan Habib Rizieq sendiri tentu mengerti sekali dan menghargai proses politik. Adanya Habib Rizieq justru berusaha menguatkan arah dukungan kepada calon Presiden Prabowo Subianto yang pada beberapa hari lalu didaulat sebagai Capres Gerindra.

Begitu juga pada daftar nama Calon Wakil Presiden, kecenderungan memilih Ahmad Heryawan ditunjukkan dalam daftar Cawapres yang direkomendasikan. Meski tidak disebutkan bahwa nomer urut adalah dasar prioritas, namun munculnya Ahmad Heryawan di urutan teratas, dan tidak terdapatnya nama Aher pada Calon Presiden seakan sebagai petunjuk “klik” untuk merekomendasikan Aher sebagai pasangan Prabowo.

Baca juga:  #17AprilGulungKarpetIstana; Berawal dari Rocky Gerung, Menjadi Inspirasi Trending Topic

Munculnya Ahmad Heryawan pada rekomendasi ini juga sebagai penguatan arah dukungan PA 212 dan membawa kembali Aher masuk dalam lingkaran perbincangan hangat bursa Capres dan Cawapres, setelah banyak rekomendasi dan survey-survey lain seakan mencoba “menyingkirkan” nama Aher.

Jadi kita mungkin bisa berharap bahwa meski saat ini ada 5 rekomendasi Capres dan 9 rekomendasi nama Cawapres, suatu saat umat bisa mengerucut menjadikan pasangan Prabowo dan Ahmad Heryawan sebagai Koalisi yang didukung penuh umat.

(Visited 306 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account