Terungkap! Felix Siauw Ditolak Bukan Karena Materi yang Disampaikan Bertentangan Dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, Tapi Bertentangan dengan Kepentingan Mereka

Terungkap! Felix Siauw Ditolak Bukan Karena Materi yang Disampaikan Bertentangan Dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, Tapi Bertentangan dengan Kepentingan Mereka

Terungkap! Felix Siauw Ditolak Bukan Karena Materi yang Disampaikan Bertentangan Dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, Tapi Bertentangan dengan Kepentingan Mereka

Pasca dikeluarkannya 200 Daftar Rekomendasi Mubaligh dan Penceramah ala Kemenag, ternyata bukan membuat adem Republik ini. Tapi justru semakin menjadi-jadinya kelakuan para pemfitnah Ulama-ulama.
Hal yang terutama dialami oleh Ustadz Felix Siauw, apalagi mereka selalu menghubungkan Ustadz dengan kelompok HTI, yang beberapa hari ini jadi perbincangan akibat jadi “tumbal” UU Ormas yang baru.
Ustadz Felix menceritakan tentang beberapa kejadian yang membuat ceramahnya selalu mendapat rintangan dalam sebuah tulisan berikut ini;
Atas Nama NKRI & Pancasila
(Felix Siauw)
Ratusan pesan belum terbaca di aplikasi pengantar pesan di gadget saya, namun yang menarik dari salah satu panitia kajian di Bandung, disertakan disana screenshot percakapan

Kira-kira begini, “Neng, Ust. Felix Siauw tidak bisa dibawa ke tempat kita, dapat warning dari atasan, Asatidz yang tidak pro-NKRI sekarang lampu merah”, begitu

Sejurus kemudian, saya mendapat forward dari kawan-kawan lain tentang penolakan yang mengatasnamakan masyarakat Bandung Barat yang dikoordinir GP Ansor

Alasannya sama, penolakannya bukan karena agama, tapi karena tuduhan dan fitnah anti-NKRI, anti-Pancasila, dan karangan lain dari orang yang itu-itu saja

Baca juga:  Felix Siauw; Mengadu antara Negara dan Agama, Seolah Kita Harus Memilih yang Satu dan Mengabaikan Lainnya adalah Narasi yang Berbahaya

Saya lega, dua penolakan ini bukan karena materi yang saya sampaikan bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, tapi bertentangan dengan kepentingan mereka

Saya lalu mengukur, apa definisi “pro-NKRI” dan “anti-NKRI” bagi mereka? Yang jelas bukan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang jadi dalilnya, jadi apa yang jadi standarnya?

Sebab ada yang bukan Muslim keluar masuk pesantren mereka sumringah dan cium tangan, tak ada masalah. Lady Gaga mau datang 100 pun kata mereka tak bahayakan aqidah

Dangdutan dan organ tunggal juga tak ada bahaya bagi NKRI, apalagi cuma konser boyband korea. Bahkan ajaran komunis dan liberal disebarkan, ini wacana biasa kata mereka

Kelompok yang menjual BUMN ke asing, korupsi milyaran dan trilyunan, tak pernah mereka tuduh anti NKRI. Penista agama bahkan mereka beri gelar Sunan, NKRI banget kata mereka

Kesimpulan saya satu. Anti-NKRI dan anti-Pancasila bagi mereka adalah siapapun yang menolak rezim dzalim sekarang. Jadi sebenarnya inilah alasan satu-satunya

Tak peduli engkau berbatik saban hari, bahkan hingga keluar negeri, engkau tetap anti-NKRI bila tidak mendukung kelompok penguasa, engkau tetap anti-Pancasila

Baca juga:  Felix Siauw: Ketidakadilan Yang Telanjang

Tak peduli kontribusimu terhadap negeri, membina dan juga membersamai ummat untuk dekat pada Allah. Bila engkau membahayakan jabatannya, engkau anti-NKRI baginya

Alhamdulillah, pada ormas-ormas yang paling merasa NKRI, paling Pancasilais. Love you full karena Allah. Terimakasih sudah jadi contoh bagi kami akan ayat Allah

(Visited 1.010 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account