Senja Negeriku Senja

Senja Negeriku Senja


Senja Negeriku Senja

Senja kali ini begitu muram,
Semuram hatiku yang buram,
Senja saat ini memasuki ujung,
Kesinikah negeriku sedang menuju??

Senja kali ini tak gagah,
Aku terdiam terus menata resah,
Menyiapkan batinku tuk mulai,
Menerima jika negeriku hancur lunglai,

Auramu adalah wadag tanpa roh, hai negeriku
Jalanmu gontai tersok-seok
Bagai pedati yang ditarik kerbau mabuk
Roda-roda besarnya sedang melapuk,

Senja yang merajam,
Ku hitung dari jam ke jam,
Negeriku dipenuhi kejam dan kejam,
Nuranipun tak lagi tajam.

Negeriku yang malang,
Maafkan jikaku kini ikhlas engkau hilang,
Sebab ketakberesan sudah tak lagi terbilang,
Meski aku masih tetap sayang.

Senja mendoa, yah…aku mendengarnya
Sambil berlinang air mata,
INDONESIA…INDONESIA…
RAYA?????

Baca juga:  FPI, Kalian radikal sekali !!!

 

Malo, 18 Pebruari 2011

B. Satriodjawi

(Visited 77 times, 1 visits today)

Annas

leave a comment

Create Account



Log In Your Account