Armada Hantu (Ghost Fleet) menjadi populer di Indonesia karena ucapan Prabowo.

Armada Hantu (Ghost Fleet) menjadi populer di Indonesia karena ucapan Prabowo.


Sumber : Yonita Abbas last edited 25/3.

Ini kisah Perang Dunia ke-3 yang dihiasi dengan kecanggihan teknologi perang 3 negara, Amerika, Rusia dan China. Teknologi Perang diceritakan ‘real’dengan ratusan catatan ilmiah, sedangkan peperangannya berupa “science fiction”.

Pengarangnya PW Singer seorang ilmuwan politik Amerika kini ahli strategi pada New America Foundation dan editor “Popular Science”, pernah bertugas di Satuan Tugas Balkan di Departemen Pertahanan AS bergelar Ph.D dari Harvard .
Dibantu August Cole, spesialis novel. Terbit tahun 2015.

Armada Hantu atau “Ghost Fleet” yang heboh di Indonesia karena ucapan PS adalah kisah skenario Perang Nuklir antara AS melawan China dan Rusia – buku yang menjadi rujukan CIA dan perwira militer AS tahun 2015-2016, karena teknologinya “ REAL” diuraikan oleh seorang ilmuwan politik dan ahli strategi perang – dan AS kalah oleh China dan Rusia – walaupun fiksi.

Masih ingat pidato Vladimir Putin terakhir yang menghiasi media utama Dunia, akhir bulan lalu ?

Putin mengatakan kepada pers, bahwa Rusia telah berhasil mengembangkan senjata nuklir “Satan II” yang akan mampu menjangkau negara manapun di dunia ini selama itu berada di Bumi (The Guardian) – karena menggabungkan teknologi roket, nuklir dan satelit.

China dibawah Presiden seumur hidup, Xi Jin Ping, telah mengumumkan program baru “mobile strategic ICBM (Intercontinental Balistic Missile), termasuk dari kapal selam dan persenjataan nuklir lainnya (Asia Times 5/3). Detil tidak pernah diungkapkan. Namun Pentagon mengetahui bahwa China telah mengembangkan program penembakan satelit Amerika di angkasa untuk persiapan perang.

Menjelang dekade 3 ketegangan 3 negara diatas memang makin terasa – kasus “false alarm” di Pangkalan Pertahanan Amerika di Hawai awal tahun masih membekas di warga Hawai, sewaktu – waktu Hawai akan diserang nuklir baik oleh China maupun Rusia.

Baca juga:  Prabowo Berjasa atas Dana Royalti 1% Penghasilan Kotor Freeport untuk Keluarga Kami dan Rakyat Papua, dinikmati selama 22 Tahun

Juga di Australia, ketika armada Rusia besar-besaran TU – 95 (Beruang) menuju pangkalan militer Biak di Papua – sepengetahuan militer RI. Pertahanan AS di Australia sempat panik beberapa menit lamanya. Dan AS menanyakan kepada Menlu RI Retno. Seminggu kemudian, kebetulan sekali, Panglima Gatot diganti.

Apa sih ARMADA HANTU itu ?

Armada Hantu adalah armada laut cadangan AS yang tersisa ketika AS nyaris lumpuh kalah perang nuklir dengan China dan Rusia. China dengan teknologinya mampu melumpuhkan sistem GPS Amerika sehingga nuklir AS nyaris tidak berfungsi.

Dimulai dengan perang diruang angkasa (satelit) dilanjutkan dengan “cyberspace”. “Malware” ditanamkan di semikonduktor peralatan militer AS, melumpuhkan sistem komunikasi militer Amerika. Satelit lumpuh, GPS tidak berfungsi, “komunikasi” breakdown. China masuk Pearl Harbour.

Diceritakan juga perang AI (Artificial Intelligence) dengan robojet pesawat tempur bukan drone lagi.

China berhasil menguasai Pangkalan militer Hawai (pertahanan nuklir AS) dan seluruh armada AS di Laut Pasifik hancur.

Perang intelijen diawali dengan peran diplomat, “female case officer, dan “cyber war”

Hawai dikuasai, sebagian Asia Pasifik dikuasai – Amerika lumpuh.,

Disnilah muncul perlawanan terakhir dari GHOST FLEET bersama Kapal Perang USS Coronado berusaha merebut kembali Hawai dari China. Itulah sebagian scenario Perang Dunia ke-3, Perang Nuklir.

Indonesia disebut singkat, karena sebelumnya wilayah tersebut telah mengalami perang dan mengalami kekalahan yang disebut Perang Timor kedua.

Tidak diuraikan detil oleh buku tersebut, tetapi kalagan militer Indonesia yang membaca buku tersebut paham dengan siapa Indonesia berperang – dan yang memiliki teknologi nuklir di sekitar wilayah Indonesia hanya satu saat ini dimana dulunya berkaitan dengan Timor Timur. Timor Timur sekarang dekat dengan China.

Baca juga:  PRABOWO MEMANG JENDERAL KARDUS

Bagi intelijen, analis geopolitik dan ahli strategi perang global skenario ini bukan sesuatu yang baru – bagaimanapun juga Indonesia memang dikeliling armada perang yang canggih-canggih termasuk ribuan tentara AS di Australia dan pertahanan nuklirnya untuk mengamankan jalur selat Malaka, Biak dan wilayah Laut China Selatan

Milenium baru, informasi “blue print” Pentagon AS 1991 bocor di TV Amerika oleh Jendral Wesley Clark 2007 nasib Afghanistan, Irak, Libia, Suriah, dan target Iran. Kita tahu di dekade 2 ini nasib wilayah Timur Tengah seperti apa. Itu sudah diduga 20 tahun yang lalu.

So, buku “Armada Hantu” memang bukan untuk dibaca kalangan awam, itu hanya bermanfaat bagi intelijen serupa CIA, MI-6, ilmuwan, kalangan militer dan para analis geopolitik, ahli persenjataan nuklir dan ahli strategi perang menjelang dekade 3.

Situs CIA tahun 2016 menyebutnya “Intelligence In Public Media”.

Buku tersebut mungkin juga tidak bermanfaat bagi politisi – sebagian wawasan mereka tidak akan sampai membayangkan masa depan terutama masalah geopolitik dan teknologi perang.

Itulah kisah di hari Sabtu, “fiksi sains “ serupa komik Flash Gordon hanya bedanya tentang geopolitik oleh lulusan Harvard.

Happy weekend.

Ilustrasi 1 :satelit GPS pemandu roket nuklir antar benua. -Space Wars.
Ilustrasi 2 : Kapal Selam Nuklir Rusia.
Ilustrasi 3 : Samantha Power, Female Diplomat..
.

(Visited 337 times, 1 visits today)

Dee Sagita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account