Soal Bantuan Ahok untuk Siswa SMAN 30 Lamongan, Begini Penjelasan Kadispendik Jawa Timur

Masalah bantuan untuk Siswa SMAN 30 Lamongan akhirnya berbuntut panjang. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur mengatakan akan mengusut masalah tersebut. Sebab menurutnya masalah tersebut akan memperburuk citra Dinas Pendidikan Jawa Timur. Selain itu dikatakan bahwa tidak ada SMAN 30 Lamongan. Begitu pula dalam hal pengambilan ijasah yang dikeluhkan sebenarnya tidak ada pungutan biaya alias gratis.

Saiful Rachman sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam pernyataannya menghimbau agar jangan ada politisasi masalah ini sebagai alat untuk popularitas seseorang.

Berikut pernyataan Saiful Rachman pada akun pribadinya @saifulrachman32:

1. Pagi ini saya banyak menerima pengaduan soal siswa SMAN Lamongan yang ditulis dalam berita itu SMAN 30 Lamongan meminta bantuan ke bantuan. Saya pastikan bahwa di jatim khususnya di Lamongan tidak ada SMAN 30 Lamongan

2. Jika dalam surat disebutkan bahwa karena tidak adanya biaya dalam mengambil ijazah saya harus klarifikasi surat itu tertanggal kapan , kali ini masa liburan dan juga belum UNBK. Agar memudahkan Jajaran mengecek kebenaran alamat serta itu.

3. Selain itu, jika keluhannya soal biaya Tahun 2016 pengambilan ijazah tidak dipungut biaya atau gratis. Dan jika siswa itu warga miskin di Jatim dibebaskan dari segala pungutan, dan pihak sekolah pasti mengetahui kondisi siswa tersebut .

Baca juga:  Akhirnya Zulfikar Akbar yang Buat Cuitan Provokatif Dipecat dari Harian Topskor

4. Bila ada surat yang ditujukan secara pribadi ke seyogyanya disampaikan ke sebab pengelolaan SMA dan SMK dibawah Pemprov Jatim sehingga bisa diambil langkah.

5. akan dan usut kebenaran surat itu yang ditujukan ke sebab jangan sampai dipolitisisasi untuk popularitas seseorang. Sejak awal saya komitmen Pendidikan di Jatim steril dari kepentingan politik.

6. Mengakhiri penjelasan saya. Saya tegaskan kembali 1. di Jatim tidak ada SMAN 30 Lamongan. 2. Pengambilan ijazah tidak dipungut biaya. 3. Siswa miskin mendapat bantuan Pemprov Jatim. Saya mohon untuk klarifikasi kebenaran surat itu ke

Sebelumnya diberitakan bahwa Ahok memberikan bantuan kepada Siswa SMAN 30 Lamongan untuk mengambil ijasahnya yang tertahan karena masalah tunggakan sekolah yang belum dilunasinya.

Adalah sebuah akun pendukung Ahok yang menggembar-gemborkan soal bantuan Ahok tersebut dalam sebuah cuitannya, lengkap dengan bukti sebuah foto surat Ahok dari Mako Brimob Depok. Kecurigaan yang kemudian timbul adalah bahwa di Jawa Timur tidak ada SMAN 30 Lamongan, hingga masalah ini akhirnya berbuntut panjang.

Tampaknya masalah ini akan terus berbuntut panjang. Sebab bukan hanya masalah ini memperburuk citra pendidikan terutama di Jawa Timur. Masalah ini juga merupakan kebohongan publik yang terus menerus di endorse hingga seolah menjadi kebenaran demi popularitas seseorang, seperti yang selama ini sering dilakukan. Namun disisi lain justru menjatuhkan nama atau instansi lain. Kita tunggu kebenaran dari pengusutan kasus ini.

Baca juga:  Akibat Ulah Wartawan Topskor, #BoikotTopskor jadi Trending Topic

 

(Visited 1.645 times, 1 visits today)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account